Rekomendasi

PPP dan Hanura Diprediksi Bakal Kehilangan Kursi di DPRD Karanganyar

Minggu, 28 April 2019 : 16.34
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Dua partai politik yang bertarung dalam pemilihan legislatif (pileg), dan pemilihan presiden (pilpres), tahun 2019, yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) gagal menempatkan wakilnya di DPRD Karanganyar.

Dua partai ini, kalah bersaing dengan partai lain dan harus kehilangan kursi di legislatif. Pada pileg tahun 2014 lalu, PPP memiliki satu kursi, sedangkan Partai Hanura menempatan dua wakilnya di DPRD Karanganyar.

Dihubungi hariankta.com melalui telepon selularnya, penasehat Partai Hanura Karanganyar, Muljono, mengatakan, tidak hanya di Karanganyar, sejumlah daerah di Soloraya juga terancam tidak memiliki satu wakilpun di DPRD kabupaten/kota.

Kehilangan dua kursi ini, jelas Muljono, setelah pihaknya melakukan penghitungan suara internal.

“Betul mas, Partai Hanura di Karanganyar, gagal meraih kursi dalam pileg tahun 2019 ini. Semua hilang. Berdasarkan catatan saya, tidak hanya Karanganyar, daerah lain seperti Sragen, Klaten dan Surakarta, juga gagal menempatkan kadernya di DPRD,” kata Muljono, melalui telepon selularnya, Minggu (28/04/2019).

Menurut Muljono, salah satu faktor penyebab gagalnya Partai Hanura meraih kursi, lebih disebabkan tidak solidnya para kader dalam menghadapi pemilihan umum, baik pileg maupun pilpres tahun 2019.

“Salah satunya karena seluruh kader tidak solid. Sebenarnya sudah kita berikan arahan dan pembinaan. Kita juga telah melakukan penataan organisasi hingga ke tingkat desa, namun tetap saja tidak solid. Kita juga telah melaporkanke Jawa Tengah dan pusat untuk bahan evaluasi,” ujarnya.

Pada pileg tahun 2019 lalu, Partai Hanura, memiliki dua wakil di DPRD Karanganyar, yakni Muljono, yang berasal dari daerah pemilihan II (dapil II) yang meliputi, Kecamatan Karangpandan, Tawangmangu, Ngargoyoso, Kerjo dan Jenawi, serta Putut Hartanto, yang berasal dari Dapil I yang meliputi Kecamatan Karanganyar kota, Matesih dan Mojogedang.

Hal yang sama juga dilami partai berlambang Ka’bah, PPP Karanganyar. Dalam pileg tahun 2019 lalu, PPP Karanganyar menempatkan satu wakilnya di DPRD Karanganyar.

Namun dalam pileg 2019 ini, PPP terancam tidak mendapatkan kursi. Pasalnya, perolehan suara partai ini, masih belum signifikan untuk meraih kursi damn kalah bersaing dengan partai lain.

Anggota DPRD Karanganyar dari PPP, Sunarsih, saat dihubungi melalui telepon selularnya, belum bisa memberikan keterangan. Menurutnya, saat ini, proses masih terus berlangsung.

“Saya belum bisa memberikan keterangan. Lihat saja nanti di KPU saat proses rekapitulasi akhir. Apapun hasilnya, saya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Tunggu KPU saja,” kata dia singkat.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More