Rekomendasi

Rolland Band Luncurkan Singel Juara

Sabtu, 20 April 2019 : 16.25
Published by Hariankota
YOGYAKARTA - Rolland Band meluncurkan singel Juara di usia yang tak lagi muda. Band aliran rock yang kini berusia 35 tahun ini lahir pada 22 Desember 1984 silam di Yogyakarta.

Petrus Rolland sebagai vokalis dibantu aranger dari Semarang, Ari Sulistyono. Lirik Juara karya Dina Firli ini bergenre rock klasik bertenaga dan nempel di telinga.

Juara menggambarkan tunas patria tumbuh sebagai penghela dan permersatu bangsa, melayani, tekun, taat serta setia memelihara kebhinekaan dengan hati riang gembira.

"Menjadi daya dorong kesadaran kolektif masyarakat untuk bersatu dan dengan kepenuhan empati menciptakan Indonesia menjadi bangsa juara. Itu salah satu pesan lagu ini," kata Petrus Rolland dalam keterangan tertulis pada wartawan, Sabtu (20/4/2019).

Selain menulis lirik Juara, Dina Firli juga menjadi model video clip-nya. Ibu dua putra alumni IKIP Semarang itu secara tidak langsung menjadi pematik reinkarnasi Rolland Band yang sudah lama mati suri.

Petrus Rolland menyampaikan video clip Juara sudah tayang di Youtube. Tayangan itu mulai menuai simpati publik rock dari berbagai penjuru negeri, sekaligus membuktikan bahwa sebagai kampiun band rock band ini makin digdaya.

Aliran musik Rolland Band boleh dibilang mengiblat pada Judas Priest. Nomor-nomor lagu yang diusungpun banyak mengambil hit-hit dari grup heavy metal kesohor asal Inggris.

Tak heran, banyak yang mengidentikkan kelompok band heavy metal asal Yogyakarta ini sebagai Judas Priestnya Indonesia. Meski demikian, bukan berarti Rolland hanya sekadar epigon.

"Kami punya lagu-lagu ciptaan sendiri. Banyak yang mendapat apresiasi cukup tinggi di masanya," imbuh Petrus Rolland menambahkan.

Setiap kali membawakan lagu karya sendiri, terutama Teror, Gigolo, hingga Percakapan Satu Kamar, fans yang berjejal memadati lapangan seperti terekstase, ikut bernyanyi sambil berjingkrakan.

Rolland Band selalu tampil garang, menyajikan tembang berirama heavy metal yang digandrungi masyarakat pecinta rock.

Atraksi Rolland Band ini selalu dikawal tentara serta polisi ketika turun dari atas stage. Menurutnya, sekuriti sipil sulit diandalkan dengan banyak pengalaman yang tidak mengenakkan.

Fenomena serupa terulang, pada Sabtu, 23 Februari 2019 lalu. Di atas stage tinggi berlatar belakang backdrop bertuliskan "Metal Tanpa Batas Rolland Reborn" berdiri kokoh di areal Kampanyo QT Square, Jl Veteran 150-151, Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta.

Rolland Band tampil perkasa dan liar kedati usia personilnya lebih dari separuh abad. Meski tak lagi muda, power suara Petrus masih prima seperti saat muda dulu.

Ia mampu menyelesaikan 11 lagu pekak tanpa jeda. Sementara Yoyok, Ivan Sidharta dan Bento Jepang yang juga mulai beranjak tua masih sangat kompak.

Melodi yang mereka petik, suara betotan bas dan gebukan drum terdengar serasi saling mengisi. Suasana berubah sedikit sentimental saat Gigolo, Teror dan Percakapan Satu Kamar dilantunkan.

Penontonpun sontak ikut bernyanyi bersama. Rupanya, kendati sudah berpuluh-puluh tahun tidak pernah lagi terdengar, lagu-lagu top andalan Rolland Band masih dihafal penggemarnya.

"Mengharukan, malam itu bisa disebut sebagai awal yang baik bagi Rolland Band untuk bangkit kembali. Konser Yogya sebagai testcase," kenang Petrus Rolland.

Rencana kedepan group band ini sangat tergantung dari single Juara yang sudah rilis di youtube. Jika single ini di terima masyarakat, besar peluangnya menjadi modal menjelajahi berbagai kota besar menyulut semangat rock dengan energi Rolland Band yang masih membara.

Jurnalis: Danang Prabowo

Editor: Rahayu

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More