Rekomendasi

Santunan Petugas PPK dan KPPS Meninggal Dunia, KPU Tunggu Surat Resmi KPU Pusat

Senin, 29 April 2019 : 17.41
Published by Hariankota
Ilustrasi
KARANGANYAR - Komisi Pemilhan Umum (KPU) Karanganyar masih menunggu surat resmi dari KPU pusat soal pemberian santuan bagi petugas penyelenggara pemilihan umum (pemilu) di badan ad hoc KPU (PPK, PPS dan KPPS) yang meninggal atau sakit usai mengawal proses pemilu tahun 2019.

Hal tersebut dikatakan Komisioner KPU Karanganyar, Devid Wahyuningtyas, divisi pendidikan dan partisipasi masyarakat, kepada hariankota.com serta awak media lain, melalui telepon selularnya, Senin (29/04/2019).

Menurut Devit, sampai saat ini, KPU Karanganyar belum menerima kepastian, kapan surat KPU akan turun serta dana bantuan yang akan disampaikan kepada para ahli waris.

Devid juga mengakui, jika di media sosial telah beredar surat edaran Menteri Keuangan (Menkeu) mengenai besarnya jumlah santunan yang akan diberikan kepada keluarga ahli waris petugas pemilu yang menimnggal dunia.

“Kami belum menerima surat resmi, sehingga kami belum bisa menyampaikan detail mengenai santunan yang akan diberikan. Sampai saat ini, kami masih tetap menunggu surat resmi dari KPU,” kata Devit, Senin (29/04/2019).

Dijelaskannya, mengenai meninggalnya empat orang personil penyelenggara pemilu di Karanganyar, KPU secara intensif, melakukan komunikasi dengan KPU Provinsi, agar diteruskan ke KPU pusat.

“Kita tetap berkomunikasi dan memeberikan laporan ke KPU Provinsi untukditeruskan ke KPU pusat,” ujarnya. Disisi lain, di media sosial telah beredar surat dari Menkeu soal besaran santuan yang akan diberikan kepada personil petugas penyelenggara pemilu yang meninggal dunia.

Dalam surat edaran Menkeu tersebut, personil yang meninggal dunia akan menerima santuan Rp36 juta, cacat permanen sebesar Rp30,8 juta, luka berat Rp16,6 juta serta luka sedang akan menerima santunan sebesar Rp8,250 juta.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, empat personel penyelenggara pemilu di Karanganyar meninggal, setelah bertugas mengawal proses pemungutan suara.

Ketiga personil yang meninggakl dunia tersebut, masing-masing Suharto (50), personel Linmas yang bertugas di TPS 17 Dusun Jati, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Karanganyar, yang meninggal pada 17 April 2019.

Ketua PPK Tasikmadu Sapto Nugroho (59) meninggal Selasa (23/4) pukul 23.50, setelah mengalami stroke dan dirawat di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar selama sepekan, serta Albertus Tri Nugroho, Ketua KPPS 17 Desa Jati, Kecamatan Jaten, meninggal Rabu (24/4) pagi pukul 05.10 WIB.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More