Rekomendasi

Wapres Kalla Yakin Masyarakat Bali Faham Makna Evaluasi Kepemimpinan Nasional

Minggu, 07 April 2019 : 22.26
Published by Hariankota
DENPASAR - Wakil Presiden RI HM Jusuf Kalla meyakini masyarakat Bali mengetahui arti dalam mengevaluasi kepemimpinan nasional mana yang dikatakan berhasil dan tidak berhasil.

Hal itu disampaikan Kalla saat memberi sambutan pada acara Dharma Santi Nasional Nyepi tahun Saka 1941 di Kalangan Ardha Candra, Art Center.

Kalla menilai Pemilu yang pada dasarnya juga adalah evaluasi bangsa secara keseluruhan mempunyai makna sama dengan hari suci Nyepi, yakni melakukan evaluasi dalam rangka penyucian diri.

"Pemilu adalah saat melakukan evaluasi apa yang telah dilakukan bangsa ini selama lima tahun," katanya dalam acara yang dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster dan Ny. Putri Suastini Koster serta tokoh-tokoh umat Hindu di Indonesia.

Ia menambahkan, bagi pemimpin tentu harus dievaluasi, apabila benar maka dilanjutkan apabila tidak benar tentu harus diperbaharui dan dievaluasi kembali. “Saya yakin tentu masyarakat Bali tahu arti yang berhasil dan tidak berhasil,” katanya menegaskan.

Karenanya, dalam rangka pemilu yang dalam hitungan hari ini, Kalla mengharapkan semua partisipasi umat Hindu sebagai bentuk penyucian diri dan memajukan bangsa.

Dalam kesempatan itu, Ketua PHDI Bali Wisnu Bawa Tenaya mengatakan Darma Santi Nasional tahun ini mengangkat tema “Melalui Catur Brata Penyepian Kita Sukseskan Pemilu 2019”.

Diangkatnya Tema ini, menurutnya menggambarkan bagaimana umat Hindu melaksanakan darma agama sekaligus darma negara.

Demikian juga, Bali dipilihb sebagai tuan rumah Darma Santi Nasional tahun ini sekaligus sebagai momentum Bali menjadi inspirasi dalam menjaga kerukunan dan keutuhan bangsa jelang pesta demokrasi 17 April 2019.

Pementasan Sendratari Swarga Rohana Parwa oleh ISI Denpasar yang menceritakan akhir kisah Mahabharata turut memeriahkan acara Dharma Santi.

Jurnalis: Made Suganda

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More