Rekomendasi

1 Bus Rombongan Terduga Peserta People Power Diamankan Polisi

Minggu, 19 Mei 2019 : 22.07
Published by Hariankota
KOTA MALANG - Sebuah bus yang berisikan 18 orang diduga peserta aksi people power asal Malang diamankan kepolisian saat akan berangkat dari kawasan SMAN 9 Kota Malang, pada Minggu siang (19/5/2019).

Salah seorang peserta aksi Heru Pamungkas menyebut bila ia bersama 18 rekan lainnya memang hendak bermaksud ke Jakarta dan tengah berkumpul di kawasan Jalan Soekarno-Hatta.

"Ingin memang jujur pergi ke Jakarta untuk iktor buka bersama sambil menunggu pengumuman kami tidak melakukan apa-apa. Kami hanya menyampaikan pendapat setelah teman - teman tadi kumpul di dekat Permata Jingga, kemudian busnya digiring oleh polisi diminta surat STNK dan sebagainya kemudian di kawal 2 mobil patroli lagi," terang Heru saat ditemui di Mapolres Malang Kota, Minggu petang.

Saat ditanya rombongan ini berasal darimana Heru hanya menyebut bila ia dan rekan - rekannya, berasal dari orang - orang yang masih punya nurani dan terpanggil. "Kami orang - orang yang masih punya nurani dan terpanggil membela yang dicinta. Yang dicinta kan tidak salah," tambahnya.

Ia mengatakan saat di Mapolres Malang Kota, dirinya bersama rekan - rekannya diperiksa mulai identitas hingga barang bawaan yang dianggap cukup mencurigakan.

"Tapi seperti itu di sini (Polres Malang Kota) sekarang bisa dilihat busnya di tahan, teman-teman suruh nunggu diperiksa disuruh nunggu yang meriksa cuma 1 orang sedangkan kami beberapa orang. Kami yang nunggu 20 orang yang ikut rombongan," terang Heru.

"Kami saling menghormati, silakan menjalankan tugas. Kami juga akan menjalankan amanah kami masing-masing kalau tidak ada indikasi kami melakukan pelanggaran pidana ya mohon kami dibiarkan melepas," jawabnya sambil berharap dipersilakan melanjutkan perjalanan ke Jakarta.

Di sisi lain Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri menyatakan bila ada informasi dari masyarakat yang mengetahui adanya rombongan asal Malang yang akan mengikuti aksi gerakan people power di Jakarta.

"Ada informasi dari masyarakat, ada 1 bus rombongan untuk berangkat ke Jakarta. Kami inisiatif untuk menjaga kondusivitas dengan tidak berangkat ke Jakarta, dengan melaksanakan kegiatan pemeriksaan baik di stasiun terminal, dan di berbatasan Kota Malang," jelas Asfuri ditemui terpisah.

Namun hingga Minggu malam belum ada informasi apakah belasan orang ini sudah dilepaskan atau belum, sehingga bisa melanjutkan perjalanan.

Jurnalis: Miadaada

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More