Rekomendasi

Buntut Eggi Sujana Ditahan, Ratusan Warga Solo Demo Kantor Polisi

Rabu, 15 Mei 2019 : 18.32
Published by Hariankota
SOLO - Ditahannya Eggi Sudjana oleh Polisi atas tuduhan makar menggundang kecaman dan beragam reaksi dari berbagai tokoh dan kelompok masyarakat di sejumlah daerah.

Di Kota Solo, ratusan warga yang menyebut dari Gabungan Presidium Rakyat Bergerak (GAPRAK) menggelar unjuk rasa di depan Mapolresta Solo, Rabu (15/5/2019). Mereka prihatin dan mengecam atas penangkapan Eggi Sudjana.

Kepada hariankota.com, Ketua GAPRAK Edi Lukito menyampaikan, selain berunjuk rasa, pihaknya juga mengirim surat terbuka kepada Kapolri. Isinya mempertanyakan dasar digunakannya pasal makar untuk menjerat Eggi Sudjana.

"Apa saja yang ia (Eggi) lakukan. Adakah korban yang dirugikan. Adakah niat jahatnya. Apakah niatnya sudah terwujud, lalu dengan cara apa Eggi memwujudkan niatnya," katanya.

Massa aksi menilai, pasal makar lebih tepat diterapkan kepada Organisasi Papua Merdeka (OPM) daripada kepada Eggi Sudjana dan beberapa tokoh lain seperti, Kivlan Zein, Lieus Sungkharisma dan Permadi.

Kasus yang menjerat para tokoh tersebut diduga dilatari atas sikap kritis mereka terhadap persoalan penyelenggaraan pemilu 2019 yang dinilai jauh dari Jurdil dan transparan.

"Penyampaian pendapat dimuka umum adalah hak asasi manusia yang melekat kepada setiap warga negara Indonesia, dan dijamin UUD 1945, UU tentang HAM, maupun UU tentang penyampaian pendapat dimuka umum," tegasnya.

Dalam aksi yang dijaga ketat aparat kepolisian ini beberapa tokoh masyarakat secara bergiliran juga menyampaikan orasinya dari atas kendaraan komando.

Sementara, juru bicara GAPRAK Endro Sudarsono menambahkan, pihaknya berharap bahwa setiap tahapan pemilu harus berjalan transparan, jujur dan adil, terhindar dari kecurangan dan korban jiwa.

"Melalui surat terbuka yang tadi telah kami sampaikan kepada Kanit SPK II Polresta Solo, Ipda Aris Hartanto, kami meminta Kapolri membebaskan tanpa syarat terhadap Eggi Sudjana atau pihak lainnya yang dilaporkan makar," pungkasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Jumali

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More