Rekomendasi

Dahnil Anzar Simanjuntak: People Power Itu Konstitusional

Jumat, 17 Mei 2019 : 04.09
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Mantan Ketua PP Pemuda Muhammadiyah periode 2014 - 2018, Dahnil Anzar Simanjuntak dihadapan ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam acara Tabligh Akbar menjelaskan bahwa people power merupakan prinsip dasar daripada demokrasi.

Menurutnya ajaran HOS Cokroaminoto ada 3 modal yang wajib dimiliki kader Muhammadiyah khususnya generasi mudanya agar berani menyampaikan dan memperjuangkan kebenaran yakni, semurni - murninya tauhid, setinggi tingginya ilmu, dan sepintar - pintarnya siasat (politik).

"Sekarang orang takut bilang people power. Kenapa takut, karena nggak punya ilmu. Tauhidnya nggak murni," kata Dahnil di Masjid Hj Sudalmiyah Rais kampus UMS, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Jum'at (16/5/2019) malam, usai sholat taraweh.

Duhnil sebut people power itu konstitusional sejalan dengan prinsip dasar demokrasi dan dilindungi oleh undang - undang dasar negara yang membebaskan setiap orang mengemukakan pendapatnya. People power itu sendiri adalah kebebasan berpendapat, kebebasan berserikat.

Seperti 212 itu jutaan orang tumplek blek di Jakarta, (berjalan) damai nggak ada apa - apa. Jadi kalau ada yang menyebut people power itu inkonstitusional maka yang mengatakan (inkonstitusional) itu makar.

"Pemilu itu people power, demontrasi itu adalah people power. Yang tidak boleh adalah anarkisme. Yang tidak boleh adalah melanggar konstitusi bila anda coba - coba merubah prinsip dasar kita bernegara. Merubah Pancasila itu makar, itu inkonstitusional," tegasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More