Rekomendasi

Hasrat Seksual Tak Terlampiaskan, Pelaku Mutilasi Bunuh Korbannya

Senin, 20 Mei 2019 : 16.29
Published by Hariankota
KOTA MALANG - Pelaku mutilasi Sugeng Santoso di Pasar Besar Kota Malang, akhirnya mengakui bahwa dirinya terlebih dahulu membunuh perempuan tanpa identitas sebelum dimutilasi menjadi beberapa potongan tubuh.

Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri menyatakan berdasarkan keterangan pelaku, diperoleh bahwa korban ini dibunuh terlebih sebelum dimutilasi.

"Hasil penyelidikan disertai bukti - bukti dan fakta - fakta mengarah bahwa kasus ini diawali dengan pembunuhan, baru kemudian dilakukan mutilasi. Berbeda dengan pengakuan pelaku yang pertama," ujar Asfuri saat konferensi pers di Polres Malang Kota, Senin (20/5/2019).

Asfuri menjelaskan berdasarkan keterangan pelaku, korban bertemu Sugeng pertama kali pada 7 Mei 2019 meminta uang kepada pelaku.

"Pelaku yang tidak punya uang akhirnya memberi makan pada korban. Kemudian pelaku memegang payudara korban dan korban juga memegang kemaluan pelaku. Keduanya berhasrat ingin berhubungan intim," jelasnya.

Oleh pelaku kemudian, diajak ke sekitar tangga lantai 2 Pasar Besar Kota Malang dimana ia sehari - hari tinggal dan tidur. Di sanalah pelaku berhasrat ingin berhubungan intim dengan korban, namun korban menyatakan dalam keadaan sakit.

"Pelaku mengajak berhubungan intim ke korban tapi korban menyampaikan dalam kondisi sakit. Pelaku kecewa karena korban sakit, sehingga tidak bisa melampiaskan hasratnya berhubungan badan dengan korban. Dia juga kecewa karena tak bisa ereksi saat disentuh korban," terangnya.

Sugeng akhirnya memasukkan tangannya ke organ vital korban sehingga korban kesakitan sehingga pingsan. Oleh Sugeng, sang korban disumbat organ vitalnya dan ditutup dengan lakban.

"Kemudian pelaku menato korban dengan jarum sol sepatu dan meninggalkan korban dalam keadaan pingsan. Pelaku kembali lagi pada 8 Mei sekitar pukul 01.30 WIB, di sanalah pelaku memotong leher korban," tambah Asfuri.

Kemudian pelaku mencoba memasukkan tubuh korban ke kamar mandi, namun lantaran tak cukup pelaku memutuskan untuk memotong beberapa bagian tubuh korbannya dengan gunting besar.

Sebelumnya, pada Selasa siang 14 Mei pukul 13.30 WIB menggegerkan warga di Pasar Besar, Kota Malang dengan adanya penemuan potongan tubuh manusia di beberapa lokasi.

Potongan tubuh ini terbagi menjadi 6 bagian, yakni 2 pergelangan kaki di sisi utara tangga, bagian kepala yang terbungkus tas kresek di tengah bawah tangga, sementara 2 pergelangan tangan berada di sisi selatan tangga. Pihak kepolisian sendiri masih mendalami penemuan potongan tubuh yang diduga menjadi korban mutilasi.

Jurnalis: Miadaada
Editor: Gunadi

Share this Article :