Rekomendasi

Isu Penculikan Mahasiswa Hanya Kabar Burung, Dua Kampus di Malang Minta Maaf

Sabtu, 04 Mei 2019 : 19.29
Published by Hariankota
KOTA MALANG - Kabar burung penculikan dan penangkapan 2 orang aktivis mahasiswa asal Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Brawijaya (UB) lantaran diduga terlibat aksi vandalisme pasca aksi Hari Buruh Internasional, ternyata tak benar.

Pada forum klarifikasi antara 2 mahasiswa, perwakilan kampus, dan sejumlah komunitas - komunitas masyarakat Kota Malang hadir di Polres Malang Kota, Sabtu (4/5/2019), perwakilan kampus UM dan UB menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf kepada kepolisian.

Wakil Dekan III Yusuf Hanafi mengaku sebelum menerima penjelasan langsung dari mahasiswanya bernama Ahmad Kevin Al Firdaus, mendapat kabar mahasiswanya bernama Kevin diculik dan ditangkap kepolisian.

"Di grup whatsapp kampus itu ramai beredar kabar bahwa ada mahasiswa UM yang diculik polisi. Kebetulan saya dekat dengan Kevin dan langsung diangkat ketika saya telpon. Dia jelaskan bahwa dirinya hanya dimintai keterangan, artinya kalau bisa pegang hp berarti aman tidak diculik dong," ujar Dosen Bahasa Arab UM ini.

Pihaknya menitikberatkan pada konteks pembinaan mahasiswa, supaya di kemudian hari tidak lagi terjadi hal yang sama. Sehingga tidak lagi ada kabar yang keliru seperti penculikan yang dimaksud.

"Kampus sudah ramai kemarin. Saya usul kepada polisi, akan lebih baik jika polisi lebih inisiatif memberikan informasi kepada kampus, agar kampus juga bisa memberikan keterangan terhadap mahasiswa dan tidak tersebar berita yang macam-macam," pinta Yusuf.

Sementara itu Ketua Jurusan (Kajur) Antropologi Seni Budaya UB Hipolitus K menyebut bila isu penculikan mahasiswanya lantaran ada kesalahpahaman informasi yang di dapat.

"Kami mewakili institusi kampus dan pendidikan meminta maaf kepada pihak kepolisian karena kejadian ini di luar kampus. Kami juga apresiasi langkah kepolisian terkait hal ini. Semua ini karena kesalahpahaman informasi yang tidak diterima secara menyeluruh," tutur Hipolitus.

Sebagai informasi isu penculikan kedua aktivis mahasiswa ini santer tersebar pasca tindakan vandalisme yang dilakukan sekelompok orang usai peringatan Hari Buruh Internasional di Kota Malang.

Kebetulan 2 orang mahasiswa ini saat terjadi aksi sedang berjalan bersama komunitas tersebut. Devara merupakan orang yang merekam video vandalisme dan menggunggahnya di akun Twitter miliknya.

Sementara Kevin yang satu aliansi dengan Devara tengah berjalan menuju Alun - Alun Kota Malang untuk mengambil kendaraannya, setelah aksi Hari Buruh Internasional.

Jurnalis: Miadaada

Editor: Jumali

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More