Rekomendasi

Kasatreskrim Wonogiri Jadi Korban Tawuran Antar Perguruan Silat Hingga Kritis, Kapolda Jateng: Pelaku Tentu Harus Diproses

Kamis, 09 Mei 2019 : 16.37
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel membezuk Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Aditia Mulya yang dikabarkan kritis dengan luka parah akibat menjadi korban pengeroyokan saat aksi tawuran antar kelompok perguruan silat di Wonogiri.

"Kondisi terakhir masih seperti pada saat masuk rumah sakit. Dokter masih berusaha untuk melakukan pengobatan yang terbaik. Mudah - mudahan dengan iringan do'a bisa diobati," terang kapolda usai menjenguk korban di RS Dr Oen Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Kamis (9/5/2019).

Menurut Kapolda, kondisi Aditia di ruang ICU yang jaga ketat oleh beberapa anggota polisi masih belum sadarkan diri. Akibat pengeroyokan Ia menderita beberapa luka - luka yakni, pada bagian kepala, tangan dan badan.

Informasi yang diperoleh hariankota.com pengeroyokan terhadap Aditia terjadi Rabu (8/5/2019) malam. Saat itu, ia dan anggota Polres Wonogiri lainnya tengah melakukan pengamanan aksi tawuran antar perguruan silat.

Diduga telah terjadi salah paham dengan massa aksi tawuran karena Aditya berpakaian preman. Dan kebetulan posisinya terpisah dari pasukan lain hingga naas, ia menjadi korban pengeroyokan.

Untuk mengantisipasi agar persoalan antar kedua kelompok yang bertikai tidak meluas, Kapolda pun menghimbau kepada kedua kelompok perguruan silat untuk saling menahan diri.

"Sebenarnya ini kan masalah yang tidak terlalu besar. Jadi bisa diselesaikan secara hukum atau dengan cara kekeluargaan. Untuk tindak lanjut penanganannya, hari ini masing - masing pimpinan perguruan silat kami kumpulkan di Mapolresta Solo," kata Kapolda.

Dengan dikumpulkannya masing - masing pimpinan perguruan silat, Kapolda berharap tidak ada lagi aksi pengerahan massa dan kekerasan dengan turun di jalan, karena rentan dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok lain yang tak bertanggung jawab.

Sementara terhadap para pelaku pengeroyokan Aditia, Kapolda memastikan akan memproses sesuai hukum yang berlaku. "Untuk pelaku (pengeroyokan) tentu harus diproses secara hukum," tegas Kapolda

Jurnalis; Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More