Rekomendasi

Laporan Tim Mudik Lebaran Hariankota.com: Awas, Kejahatan Gendam dan Bius Ancam Pemudik di Terminal Sukoharjo

Rabu, 29 Mei 2019 : 17.02
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Peringatan kepada warga yang bepergian menggunakan sarana transportasi massal di musim mudik. Pelaku kejahatan dengan modus gendam (hipnotis), hingga pembiusan menjadi ancaman serius yang harus diwaspadai selain kejahatan penjambretan.

Modus pembiusan kerap dilakukan para pelaku kejahatan dengan sasaran penumpang angkutan umum seperti bus antar kota antar provinsi, dan kereta api yang memakan waktu perjalanan lama.

Para pelaku kejahatan dengan modus bius ini mencampurkan obat bius atau bisa juga obat tidur dosis tinggi dengan makanan atau minuman yang kemudian akan diberikan kepada calon korban.

Jika pemudik yang menjadi target berhasil diperdaya, maka efek yang ditimbulkan akibat campuran obat tersebut, dapat membuat pemudik tertidur hingga tujuh jam, bahkan bisa mencapai satu hari.

Tindak kejahatan gendam dan pembiusan di musim mudik seperti saat ini kerap terjadi di titik-titik keramaian seperti terminal, stasiun kereta api dan bandara.

Untuk mencegah agar para pemudik yang naik bus terhindar dari kejahatan gendam dan bius, Polres Sukoharjo bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan instansi terkait lainnya melakukan pengawasan dan pengamanan maksimal di terminal-terminal yang ada.

Kepada kru tiap armada bus yang masuk terminal, selain dilakukan pemeriksaan terhadap kelaikan armada, petugas gabungan juga mengingatkan agar kru bus meningkatkan kewaspadaan menjaga keamanan para penumpang selama perjalanan.

"Untuk kejahatan berupa gendam dan bius, kami menurunkan personil di shelter - shelter pemberhentian kendaraan umum, seperti terminal. Karena acap kali kejadian ini sering muncul di terminal," kata Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi saat ditemui hariankota.com, Selasa (28/5/2019) kemarin.

Kepada pemudik Kapolres menghimbau untuk lebih waspada terhadap segala bentuk pemberian dari orang yang baru dikenal. Demikian kepada anggota dilapangan maupun petugas Dishub yang menguasai terminal juga diminta selalu memberikan peringatan kepada penumpang.

"Peringatan bisa disampaikan secara lisan maupun tertulis menggunakan sarana selebaran ataupun spanduk untuk menghindari masyarakat dari setiap tindak kejahatan," tandasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :