Rekomendasi

Megawati Kirim Sinyal PAN Demokrat Boleh Merapat ke Koalisi Jokowi-Ma'ruf

Selasa, 21 Mei 2019 : 21.40
Published by Hariankota
JAKARTA - Koalisi pendukung pasangan Prabowo-Sandi pada Pemilihan Presiden 2019 ini tampaknya tak berumur panjang. Sebab, dua partai pendukung yakni Demokrat dan PAN sudah mengakui penetapan hasil Pemilu yang diputuskan Komisi Pemilihan Umum.

Sementara Gerindra akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konistitusi lantaran menilai Pemilu berjalan curang. Yang belum memberikan kepastian tinggal PKS.

Melihat gelagat itu, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP) Megawati Soekarnoputri mengatakan PAN dan Demokrat berpeluang gabung dengan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Meski demikian kata Megawati, jika betul ingin gabung, harus dibicarakn dulu dengan seluruh parpol pendukung Jokowi-Ma’ruf yang bergabung dengan Tim Kampanye Nasional.

“Sampai hari ini kami belum rapat baik di partai maupun karena kami tergabung di TKN (Tim Kampanye Nasional). Masing-masing kan semuanya sampai enggak bisa tidur sedang terus melihat penghitungan,” ujar Megawati usai bertemu Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Menurut dia, tim kampanye akan membahas peluang partai-partai lain yang ingin bergabung ke koalisi Indonesia Kerja. “Nanti tentunya kami akan menghadap ke Presiden sebagai partai dan juga tentunya dengan TKN. Karena itu ada hubungannya dengan partai-partai yang lain,” jelas dia.

Sebelumnya, Partai Demokrat dan PAN disebut-sebut akan bergabung koalisi pendukung Jokowi. Hal ini terlihat saat Zulkifli Hasan menyatakan selamat kepada Ma’ruf Amin saat menghadiri buka puasa bersama Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) di Twin Plaza Slipi.

Zulkifli menilai tanda-tanda kemenangan Jokowi-Ma’ruf sudah terlihat.

Jurnalis: Nuraini

Editor: Jumali

Share this Article :