Rekomendasi

Mudik Lebaran, Kemenhub Kaji Pemberlakuan Ganjil - Genap Jalan Tol Jakarta - Surabaya

Sabtu, 04 Mei 2019 : 19.16
Published by Hariankota
SOLO - Menghadapi mudik lebaran tahun ini, Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi meyakinkan bahwa persiapan sarana dan prasarana transportasi akan ada peningkatan layanan yang lebih baik dari tahun sebelumnya.

"Secara umum saya jelaskan, bahwa mudik kali ini, kami proyeksikan akan lebih baik dari tahun lalu, karena kami sudah tahu moda (transportasi) mudiknya," kata Menhub kepada hariankota.com dan awak media lain usai mendengarkan paparan persiapan angkutan mudik lebaran di Stasiun Kereta Api, Balapan, Solo, Sabtu (4/5/2019)

Namun demikian, pemerintah dikatakan Budi juga masih memikirkan beberapa hal yakni, imbas dengan adanya jalan tol Jakarta - Surabaya, ekspektasi masyarakat dalam menggunakan jalan tol dipastikan akan meningkat.

"Nah, dengan peningkatan ini, bisa juga menjadi bumerang di satu titik. Oleh karenanya, kami kemarin ratas (rapat terbatas) dengan Presiden, dan Presiden menyarankan dua hal. Satu, bagaimana memberdayakan jalur lama (jalan non tol), kedua, kami diminta memberdayakan rest area di jalan tol untuk ekonomi masyarakat, terutama UKM," ungkapnya.

Selintas, atau dalam forum diskusi, Menhub yang hadir didampingi Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo ini mengungkap ada beberapa ide untuk memberi solusi terkait meningkatnya pengguna jalan tol Jakarta - Surabaya saat mudik lebaran nanti. Diantaranya pemberlakuan sistem ganjil - genap.

"Kami sedang berdiskusi dengan kepolisian, bisa saja ditetapkan dalam minggu depan ini supaya masyarakat tahu lebih awal, bahwa nanti, mudik itu (jalan tol diberlakukan) ganjil - genap. Jadi kalau hari Senin ganjil, maka (kendaraan nomor) ganjil boleh naik tol, sedang yang genap (lewat) jalan biasa. Nanti hari Selasa kebalikannya," jelasnya.

Dengan sistem ini, Menhub menyakini volume kendaraan akan teratur dengan baik dan tentunya akan mengurangi resiko terjadinya penumpukan kendaraan yang masuk jalan tol.

"Tapi kami tidak buru - buru (memutuskan), kami akan diskusi khususnya dengan kepolisian, pemda (pemerintah daerah), dan ada satu riset kecil. Insya Allah kalau ini disetujui, akhir minggu depan bisa kami umumkan," pungkasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Rahayu

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More