Rekomendasi

Mudik Lebaran, Pertamina Tambah 25 Persen Stock BBM di Solo Raya

Jumat, 24 Mei 2019 : 04.01
Published by Hariankota
BOYOLALI - Mengantisipasi peningkatan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) selama arus mudik dan balik Lebaran 2019, khususnya di wilayah Solo Raya, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jateng dan DIY telah menyiapkan ketersediaan dan optimalisasi stock dengan menambah sebesar 25 persen untuk masyarakat yang membutuhkan.

Diprediksi, awal puncak arus mudik lebaran tahun ini akan berlangsung pada 30 Mei hingga 2 Juni mendatang.

"Tren peningkatan konsumsi BBM di wilayah Solo Raya, rata - rata mengalami peningkatan 25 persen lebih besar dari rata - rata harian normal untuk Gasoline (Premium dan Perta Series) yaitu, dari 2.343 Kiloliter menjadi 2.935 Kiloliter," terang General Manager MOR IV Jateng dan DIY, Iin Febrian kepada hariankota.com dalam rilisnya di Boyolali, Kamis (23/5/2019).

Sedangkan untuk Gasoil (Biosolar dan Dex Series), Iin menyebut akan mengalami penurunan dibawah 21 persen dari normalnya 999 Kiloliter menjadi 790 Kiloliter. Penyebabnya lantaran ada penurunan aktivitas pengiriman dan pembatasan angkutan barang.

"Berbeda dengan fasilitas Kios pada mudik lebaran tahun sebelumnya, pada tahun ini Pertamina MOR IV berinovasi pada fasilitas pengisian BBM di Kios," ungkapnya.

Bila sebelumnya Kios Pertamina didominasi dengan penjualan manual dan kemasan, kali ini Pertamina telah menggunakan SPBU non permanen yaitu, Modular dan Modular Kompak yang dilengkapi dengan tangki dan dispenser sehingga mempersingkat waktu pengisian BBM di rest area jalan tol.

"15 Kios Pertamina Siaga pada tahun ini telah dipersiapkan terdiri dari 7 titik Kios Modular Kompak, 2 titik Kios Modular, 5 titik Kios Mobile Dispenser, dan 2 titik Kios kemasan," terang Iin.

Selain itu Iin juga menjelaskan, strategi pembentukan Satuan Tugas (Satgas) tahun ini diperkuat dengan keberadaan 45 SPBU Kantong dan 22 SPBE Kantong yang tersebar di berbagai lokasi guna memperpendek jarak dan waktu tempuh mobil tangki ke lokasi - lokasi yang berpotensi mengalami kemacetan dan kepadatan.

"Motorist BBM dengan kapasitas angkut hingga 30 liter juga disiagakan sebanyak 60 unit tersebar di 6 titik sekitar gerbang Tol Pejagan hingga Solo. Apabila ada kepadatan, Motorist BBM akan menembus kemacetan bekerja sama dengan kepolisian untuk pengkondisian jalan,” ujarnya.

Pelayanan Motorist BBM ini, imbuh Iin bersifat darurat, dan membantu masyarakat untuk mendapatkan BBM. Namun begitu, dia menghimbau kepada para pemudik untuk mengisi penuh tangki sebelum memulai perjalanan.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Rahayu

Share this Article :