Rekomendasi

Peduli Duafa di Bulan Ramadan, Komunitas Touring Motor Sukoharjo Bagi - Bagi Sembako

Sabtu, 18 Mei 2019 : 22.53
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Berawal dari kesamaan hobi touring menggunakan sepeda motor, sekumpulan warga Sukoharjo yang juga memiliki semangat kepedulian terhadap sesama sepakat membentuk komunitas Joho Touring Community Sukoharjo (JTC).

Di bawah pimpinan Tri Wahyono, JTC yang berdiri sejak 9 Oktober 2014 ini telah menjelajah dan juga melakukan bakti sosial membantu masyarakat di banyak tempat khususnya wilayah Sukoharjo dan sekitarnya.

Seperti pada Ramadan kali ini, mereka menggelar bakti sosial membagi - bagikan paket sembako dan sebingkai kaligrafi kepada para pengayuh becak dan kaum duafa di pelataran terminal Sukoharjo, Sabtu (18/5/2019) sore.

"JTC ini bukan sekedar komunitas karena kesamaan hobi touring saja. Tapi kami juga memilki agenda sosial membantu masyarakat, seperti pada Ramadan ini," terang Tri kepada hariankota.com.

Selain membagikan paket sembako yang berisi bahan makanan pokok, para pengayuh becak dan kaum duafa yang sengaja diundang dalam kegiatan ini juga diajak berbuka puasa bersama.

"Untuk acara seperti ini, sudah rutin kami lakukan. Kalau tahun - tahun sebelumnya, biasanya kami yang mendatangi tempat mangkal para pengayuh becak. Tapi kali ini sengaja kami kemas berbeda," ujar Tri.

Menurut Tri, JTC adalah komunitas motor terbuka untuk siapa saja yang memang hobi touring dengan sepeda motor serta memilki jiwa sosial tinggi. Tidak ada syarat khusus untuk menjadi bagian dari komunitas ini. Misalnya, untuk motor tidak wajib merk tertentu.

"Disini tidak ada keharusan bagi anggota untuk memiliki kendaraan tertentu. Bebas, yang penting motornya dalam kondisi prima saat mengikuti kegiatan touring bersama keluarga," ucapnya.

Setidaknya sejak komunitas ini berdiri dengan jumlah anggota sudah mencapai sekira 70, berbagai daerah wisata khususnya di Jawa, mulai Bromo Jatim hingga yang paling jauh ke Pangandaraan, Jabar sudah mereka jelajahi.

"Untuk agenda touring kami lakukan setiap 6 bulan sekali. Selain itu, untuk mengantisipasi jika dalam perjalanan ada motor yang mogok, kami juga membawa serta mekanik," pungkasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Jumali

Share this Article :