Rekomendasi

Peringati Hari Kebangkitan Nasional, IMM Berunjuk Rasa Tuntut Penuntasan Kasus HAM

Kamis, 23 Mei 2019 : 20.30
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Aksi unjuk rasa memperingati Hari Kebangkitan Nasional digelar sejumlah mahasiswa dari Pengurus Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Ahmad Dahlan Solo di pertigaan Tugu Kartasura, Sukoharjo, Kamis (23/5/2019) sore.

Dalam unjuk rasa yang berlangsung menjelang buka puasa ditengah kepadatan arus lalu lintas ini, secara perwakilan mereka bergiliran menyampaiakan orasi ditimpali yel - yel penyemangat aksi.

"Berbagai kasus pelanggaran HAM masa lalu masih belum tuntas hingga saat ini. Kami meminta negara menjamin pemenuhan, penegakan dan penyelebggaraan HAM," seru salah satu orator dalam aksi.

Sedikitnya ada 8 poin pernyataan sikap yang disampaikan diantaranya seperti dibacakan oleh Korlap aksi Candra Mahardika, mahasiswa IAIN Surakarta diantaranya, agar pemerintah melakukan perbaikan nasib terhadap kaum pekerja perempuan.

"Berbagai kasus kekerasan dan pelecehan terhadap kaum perempuan dan anak masih banyak yang belum terselesaikan dengan baik," kata Candra kepada hariankota.com disela aksi.

Selain itu, melihat dinamika yang terjadi beberapa hari terakhir, peserta unjuk rasa juga mengajak kepada seluruh elemen untuk menciptakan suasana kebangsaan yang sejuk dan penuh kedamaian pasca pemilu.

“Kami sepenuhnya mendukung pernyataan Ketua PP Muhammadiyah nomor 189/PER/I.0/A/2019 tentang situasi nasional pasca pengumuman hasil pemilu," tandasnya.

Setidaknya untuk mengamankan jalannya unjuk rasa ini, Polres Sukoharjo menurunkan 100 personil gabungan yang langsung di pantau oleh Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi di lapangan.

"Kami dibantu rekan - rekan dari Brimob Detasemen C dan anggota TNI turun langsung mengamankan jalannya aksi yang dilakukan adik - adik mahasiswa dalam menyampaikan pendapat dimuka umum," kata Kapolres.

Pada prinsipnya menurut Kapolres, pihaknya tidak keberatan. Apalagi dalam momen aksi ini, IMM juga mendukung langkah - langkah Polri dan TNI mengambil tindakan tegas untuk pengamanan pasca pengumuman hasil pemilu.

"Tadi sebelum aksi, mereka sudah kami ajak berkoordinasi untuk menjaga hal - hal yang tak diinginkan. Misalnya mengantisipasi adanya penyusup dalam aksi," pungkasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :