Rekomendasi

Peringati May Day, Buruh di Sukoharjo Desak Pemerintah Cabut PP 78

Rabu, 01 Mei 2019 : 11.57
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Seribuan buruh dari sejumlah perusahaan di Kabupaten Sukoharjo menggelar acara gabungan memperingati Hari Buruh Internasional (May Day).

Pantauan hariankota.com, acara peringatan yang berlangsung di halaman kantor pemerintahan setempat, Rabu (1/5/2019) ini, para buruh meminta pemerintah melakukan revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

"Kami minta PP 78 ini direvisi dengan melibatkan serikat buruh untuk menentukan besaran UMP. Jadi UMP ini tidak lagi menggunakan pada inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Tetapi menggunakan perhitungan KHL (Kebutuhan Hidup Layak) dari 64 item menjadi 84 item," kata Sukarno, Ketua Panitia Forum Peduli Buruh May Day Sukoharjo.

Para buruh meminta agar upah minimum sektoral yang berlaku di sejumlah daerah diperluas lagi. Upah minimum sektoral ini biasanya lebih tinggi dari UMP yang ditetapkan kepala daerah.

Peringatan hari buruh yang dikemas penuh kegembiraan tanpa orasi ini juga turut dihadiri Wardoyo Wijaya selaku Kepala Daerah dan unsur pejabat Forkopimda terkait serta beberapa perwakilan perusahaan yang ada.

"Saya ucapkan selamat hari buruh. Semoga kedepan kehidupan buruh menjadi lebih baik lagi. Hidup buruh," seru Wardoyo dalam sambutan singkatnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Rahayu

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More