Rekomendasi

Polisi Sebut Panitia Buber dengan Minuman Beralkohol Sudah Minta Maaf

Sabtu, 18 Mei 2019 : 21.34
Published by Hariankota
KOTA MALANG - Kepolisian angkat bicara terkait buka puasa bersama (Buber) yang diselenggarakan Oppo Malang, di salah satu hotel di Malang, dengan suguhan minuman beralkohol yang videonya viral beredar di media sosial.

Kasat Intel Polres Malang Kota AKP Budi Winarto menyatakan bila acara Buber tersebut bukan menjadi pantauan wajib petugas kepolisian, mengingat kegiatan berada di hotel dan merupakan bagian kegiatan keagamaan.

"Jadi mereka ini tidak izin tidak apa-apa. Kalau pemberitahuan boleh. Namun ini mereka juga tidak memberi pemberitahuan. Kalau memberikan pemberitahuan tentu akan kita amankan," ungkap Budi Winarto saat dihubungi hariankota.com, pada Sabtu (18/5/2019).

Pihaknya juga menyebut pasca beredarnya video tersebut pihak - pihak yang ada di video sudah bertemu dan berkomunikasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Malang.

Dimana hadir pula di pertemuan tersebut Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Malang, Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kota Malang, serta tokoh agama dan masyarakat lainnya.

"Mereka (pihak Oppo) ini undangannya acak, semua toko diundang, nggak melihat agamanya apa. Niatnya sebetulnya gathering atau dinner. Dan beberapa undangan bawa minuman sendiri. Panitia kaget, pihak hotel juga tidak kelihatan. Namun setelah pertemuan pihak Oppo memang menyatakan permintaan maaf juga di depan ulama," pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sebuah video acara buber menyajikan minuman beralkohol viral beredar di media sosial. Dalam video tersebut tampak beberapa orang yang hadir di Buber ini meminum sajian minum beralkohol yang diduga dibawa oleh beberapa oknum orang.

Jurnalis: Miadaada

Editor: Jumali

Share this Article :