Rekomendasi

Polres Sukoharjo Ungkap Kasus Curanmor dengan Tersangka Remaja Bawah Umur

Selasa, 28 Mei 2019 : 23.08
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Satreskrim Polres Sukoharjo berhasil mengungkap sejumlah kasus tindak kriminal curat dan curanmor dalam kurun waktu 3 bulan terakhir dengan menggelandang para tersangka pelaku, dimana satu diantaranya seorang remaja masih dibawah umur.

Hal itu diketahui dari rilis bersama para tersangka pelaku kriminal dan barang bukti oleh Satreskrim Polres Sukoharjo yang dipimpin langsung Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi di Mapolres setempat, Selasa (28/5/2019).

NW (16) alias Bagong, remaja pengangguran tak tamat SMP, warga Dukuh Tempuran, Pondok, Nguter, Sukoharjo harus berhadapan dengan hukum lantaran terlibat aksi mencuri motor bersama seorang tersangka lainnya berinisial MABP (19) alias Bagol warga Dukuh Katosan, Pakis Baru, Nawangan, Pacitan, Jatim.

Keduanya dengan berboncengan motor pada Sabtu (18/5/2019) lalu, sekira pukul 07.00 WIB telah melakukan aksi mencuri 1 unit motor Suzuki Satria FU nopol AD 6874 DZ dari teras sebuah rumah kos di Dukuh Jayan, Celep, Nguter, Sukoharjo.

Dalam menjalankan aksinya tersangka Bagol, wiraswasta tamatan SMP ini bertindak mengambil motor yang jadi target dari dalam teras rumah kos. Sedangkan Bagong dengan motor yang dikendarainya bertugas mengawasi lingkungan sekitar lokasi tempat aksi pencurian.

Setelah motor curian berhasil dibawa Bagol keluar dari rumah korban, oleh Bagong kemudian didorong dengan kaki kiri sambil mengendarai motor dari belakang ke tempat sepi untuk selanjutnya dibongkar soket kontaknya agar mesinnya bisa dinyalakan.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, mengungkapkan, tersangka Bagol dan Bagong dapat ditangkap setelah pihaknya melakukan penyelidikan diantaranya memantau media sosial (medsos) yang menawarkan jual beli motor secara online.

"Dari hasil klarifikasi dengan saksi dan mendapat informasi dari Facebook (medsos) di grup jual beli sepeda motor online ada iklan yang menawarkan 1 unit Suzuki Satria FU mirip dengan motor yang dilaporkan hilang tersebut," ungkap Kapolres kepada hariankota.com dalam rilisnya.

Setelah dipancing keluar untuk bertransaksi jual beli di terminal Sukoharjo maka Bagong dapat ditangkap dan mengaku bahwa motor yang hendak dijual merupakan hasil kejahatan yang dilakukannya bersama tersangka Bagol.

"Bagol kami tangkap di tempat kosnya di Kampung Bedingin, Desa Banmati, Sukoharjo beserta barang bukti motor curian Suzuki Satria FU sesuai yang dilaporkan korban warna abu - abu hitam, " sebut Kapolres.

Selain mengamankan barang bukti 1 unit motor hasil curian, Satreskrim Polres Sukoharjo juga mengamankan barang bukti lain yakni, 1 unit motor Yamaha Vixion nopol H 6012 PN tahun pembuatan 2009 warna hitam dan 1 korek api gas warna hijau yang digunakan tersangka pelaku untuk merusak kabel soket kontak motor yang dicurinya.

"Dari fakta -fakta dan hasil penyidikan maka terhadap tersangka dapat diduga telah melakukan tindakan pidana curanmor sebagaimana dimaksud dalam KUHP pasal 363 ayat (1) ke 3e, 4e, dan 5e, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” pungkasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :