Rekomendasi

Polri: Terduga Teroris Bogor Siapkan 6 Bom Daya Ledak Tinggi untuk Aksi 22 Mei

Sabtu, 18 Mei 2019 : 22.34
Published by Hariankota
BOGOR – Terduga teroris, Endang (51), yang ditangkap Densus 88 anti teror, ternyata memiliki keahlian merakit bom. Dari sejumlah barang bukti yang diamankan polisi, diketahui jika Endang, termasuk perakit bom yang militan atau memiliki kemampuan merakit bom daya ledak tinggi.

Selain itu, mantan preman ini juga mempunyai labotarium untuk menguji beberapa bom rakitannya. Demikian kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo saat rilis penangkapan terduga Endang di kediamannya di Kelurahan Nangewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (18/5/2019).

Menurut jenderal bintang satu ini, Tim Densus 88 mengamankan sejumlah barang bukti bahan peledak daya ledak tinggi (high explosive).

Barang berbahaya ini diamankan dari rumah terduga teroris Endang. Di antaranya 6 rakitan bom yang sudah siap ledak. Bom ini direncanakan digunakan Endang ketika aksi massa 22 Mei di KPU Pusat.

“Kemampuan tersangka Endang dalam merakit bom jauh lebih tinggi. Daya ledak bom rakitan tersangka high explosive. Ada 6 buah bom yang sudah jadi dan siap ledak. Berbahan TATP dan nitrogliserin, juga beberapa panci vakum, dan rice cooker,” kata Brigjen Dedi.

Ia menambahkan, barang bukti bahan peledak sangat banyak saat pengeledahan oleh tim. Ada juga satu detonator (pemicu ledakan) dan bom panci. Tergetnya, aksi massa 22 Mei di KPU di Jakarta. Sasaran lainnya dari bom yang dirakit yakni pihak kepolisian.

“Untuk target polisi bisa kapan saja,” katanya.

Atas sejumlah temuan dan penangkapan ini, Brigjen Dedi mengimbau, agar pada saat pengumuman hasil Pemilu 2019 masyarakat tidak melakukan aksi massa di gedung KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.

Bagi masyarakat yang merasa tidak puas dengan hasil pemilu, Brigjen Dedi meminta, agar dapat menyalurkan melalui jalur resmi, yakni Mahkamah Konstitusi (MK).

Endang ditangkap Detasemen 88 Antiteror karena diduga masuk dalam teroris jaringan ISIS. Ia ditangkap di rumahnya di RT 02/03, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Bogor, Jumat (17/2019).

Kapolres Bogor, AKBP Andy M Dicky Pastika mengatakan, dalam penangkapan tersebut petugas mengamankan pria terduga teroris berinisial E alias AR (51). “Penangkapan langsung disertai pengeledahan. Hari ini dilakukan olah TKP oleh jibom dari Gegana Korps Brimob,” kata AKBP Dicky.

Jurnalis: Nuraini

Editor: Jumali

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More