Rekomendasi

Sambut Pemudik Masuk Solo, Ratusan Papan Petunjuk Jalan Langsung Disebar Dishub

Selasa, 21 Mei 2019 : 19.47
Published by Hariankota
SOLO - Menyambut arus mudik lebaran yang diprediksi bakal melintasi Kota Solo, telah diantisipasi Dinas Perhubungan (Dishub) setempat dengan memasang 130 rambu petunjuk jalan.

Meski angka pasti berapa jumlah kendaraan yang bakal melintasi Kota Solo saat lebaran nanti belum bisa dipastikan, namun diprediksi, saat lebaran nanti, jumlah kendaraan yang masuk dan melintasi kota Solo jumlahnya mencapai angka jutaan kendaraan.

Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Solo Taufik Muhammad mengatakan bagi para pemudik yang hendak masuk ke kota Solo diminta untuk menghindari titik-titik kemacetan.

Diantaranya, pintu perlintasan kereta api Purwosari, Pasar Nongko, Jebres, Joglo,Kerten, jalan Slamet Riyadi, Adi Sucipto dan jalan Jendral Sudirman serta pusat-pusat perbelanjaan.

"Bagi masyarakat yang memasuki kota solo langsung kita arahkan kemana arah yang harus mereka (pemudik) ambil. Begitu pula bagi yang hanya sekedar melintasi Kota Solo langsung kita arahkan jangan masuk kota," papar Taufik disela pemasangan papan petunjuk jalan di perempatan Farokah, Kerten, Solo, Selasa (21/5/2019).

Sedikitnya ada 96 titik jalan alternatif yang telah dipasang RPPJ. Antara lain, simpang tiga Faroka di Jalan Slamet Riyadi, simpang empat Gladag, Bundaran Pemandengan, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Kolonel Sutarto, simpang empat panggung, Jalan Bhayangkara, Jalan Ahmad Yani, Jalan Ir Sutami, Jalan Adi Sucipto, Jalan Veteran, Jalan Yos Sudarso, Jalan Letjen Suprapto, Jalan Mangunsarkoro, Jalan Sumpah Pemuda dan ring road utara.

Selain memasang rambu petunjuk jalan, Dishub pun berencana memasang barikade untuk ditempatkan di beberapa titik kemacetan. Namun pemasangan barikade itu akan dilakukan melihat terlebih dahulu kondisi lalu lintas jalam.

"Barikade jelas akan kita pasang. Tapi pemasangannya lihat dulu volume peningkatan kendaraan. Seperti dipintu masuk tol Klodran, barikade jelas kita pasang," terangnya.

Taufik meminta bagi para pengguna jalan, untuk menghindari jalan Jendral Sudirman atau mulai dari depan Kantor Balaikota hingga Bundaran Gladag yang merupakan titik temu dengan jalan protokol Slamet Riyadi.

Sebab, dilokasi tersebut diprediksi akan terjadi kemacetan yang cukup parah. Karena saat bersamaan ada pengerjaan paving yang penyelesainnya tidak bisa dilakukan sebelum lebaran.

Meskipun sebelumnya, Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan paving jalan Jenderal Sudirman bisa diselesaikan sebelum lebaran. Namun faktanya, pengerjaannya tidak bisa selesai.

"Tempat pembangunan Jensud (Jalan Jendral Sudirman) itu sudah pasti bikin macet. Apalagi pengerjaannya tidak bisa selesai saat lebaran ini. Jadi diminta masyarakat untuk menghindari jalan tersebut," pungkas Taufik.

Jurnalis: Iwan Iswanda
Editor: Rahayu

Share this Article :