Rekomendasi

Satpol PP Sukoharjo Turunkan Spanduk Ucapan Kemenangan Prabowo - Sandi

Rabu, 01 Mei 2019 : 17.54
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Sejumlah spanduk ucapan ditujukan kepada pasangan calon (paslon) Capres - Cawapres 2019 nomor urut 02, Prabowo Subianto - Sandiaga Salahuddin Uno terpasang disejumlah sudut jalan wilayah Soloraya.

Sanduk tersebut menampilkan foto paslon 02 bertuliskan kalimat "Selamat dan Sukses atas terpilihnya Prabowo Subianto dan Sandiaga S Uno sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019 - 2024".

Oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo bersama aparat keamanan terkait, spanduk ukuran sekira 6 x 1 meter yang juga mencantumkan logo Persaudaraan Alummi (PA) 212 beserta foto Ketua PA 212 Soloraya, R Djayendra Dewa dilakukan penertiban dengan diturunkan.

"Untuk diwilayah kami, dari beberapa yang dilaporkan, ada dua spanduk yang sudah kami turunkan yakni, di dekat palang kereta api Desa Mayang, Kecamatan Gatak, dan di perempatan RCTI Desa Gentan, Kecamatan Baki.

Untuk yang lainnya masih kami lakukan penyisiran," kata Kepala Satpol PP Sukoharjo, Heru Indarjo saat dihubungi hariankota.com, Rabu (1/5/2019) sore.

Heru menegaskan, penertiban dilakukan untuk menjaga kondusivitas daerah, ketentraman dan ketertiban umum masyarakat sekaligus dalam rangka penegakan perda.

Sebelumnya Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sukoharjo, Bambang Muryanto menyampaikan, mengingat saat ini sudah tidak ada kampanye maka pihaknya tak memiliki kewenangan menyatakan pemasangan spanduk tentang paslon Capres - Cawapres melanggar undang - undang Pemilu.

"Ini sudah ranah penegakan perda, dan kami mendorong Satpol PP untuk melakukan penertiban jika memang ada unsur - unsur yang dilanggar dalam pemasangan spanduk tersebut," kata Bambang.

Seperti diketahui, beberapa hari sebelumnya, di jalan protokol kabupaten juga muncul sebuah baliho ucapan selamat yang ditujukan kepada paslon 01, Joko Widodo - Ma'ruf Amin dengan menyertakan foto Bupati Sukoharjo bersama istri dan berlogo Pemkab.

Namun setelah banyak menuai kontroversi, baliho tersebut tak berselang lama kemudian diturunkan oleh beberapa orang yang diduga merupakan karyawan biro iklan.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Jumali

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More