Rekomendasi

Selama Lebaran, Peserta BPJS Bisa Nikmati Layanan Kesehatan Manapun

Senin, 27 Mei 2019 : 20.43
Published by Hariankota
MALANG - Peserta Jaringan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang sedang mudik ke kampung halaman masing - masing tak perlu risau, karena BPJS Kesehatan tetap memastikan dapat melayani peserta JKN-KIS dimanapun selama libur lebaran idul fitri.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malang Hendry Wahjuni menyebut bila peserta BPJS yang berasal dari pemudik luar Malang yang menuju Malang tetap dipastikan dapat terlayani.

"Peserta JKN KIS luar Malang dapat mendapatkan layanan kesehatan di FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) seperti di puskesmas, klinik kesehatan. Jadi misalnya ada warga Jakarta yang mudik ke Malamg tetap bisa mengakses pelayanan kesehatan di Malang di FKTP tersebut," ujar Hendry saat konferensi pers di Kantor BPJS Kesehatan Malang, Senin (27/5/2019).

Hendry menambahkan bila peserta JKN-KIS kesulitan menemukan fasilitas kesehatan pertama di tempat tujuan mudik maka bisa langsung dilayani di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit terdekat.

"Pada kondisi gawat darurat, seluruh fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun lanjutan baik yang bekerjasama maupun tidak bekerjasama dengan BPJS Kesehatan wajib memberikan pelayanan penanganan pertama kepada peserta JKN-KIS," terang Hendry.

Selain itu bila pemudik dari luar Malang menemukan suatu keluhan atau informasi yang berkaitan dengan pelayanan BPJS Kesehatan bisa melakukan aduan di call center maupun aplikasi mobile smartphone.

"Misalnya ada peserta JKN-KIS asal Jakarta yang mudik ke Malang ada keluhan dia bisa langsung lapor dan mengadu ke aplikasi mobile JKN-KIS atau melalui call center 1500 400. Itu tanpa harus mendatangi kantor BPJS Kesehatan di Malang," lanjutnya.

Bahkan selama libur lebaran BPJS Kesehatan Malang tetap menyiagakan petugas piket mulai tanggal 3, 4, dan 7 Juni 2019 sejak pukul 08.00 - 12.00 WIB. "Itu berlaku serentak di kantor cabang BPJS Kesehatan di Pulau Jawa, termasuk di Malang juga akan ada 2 petugas piket tiap harinya," bebernya.

Adapaun pelayanan yang dilayani meliputi pendaftaran bayi baru lahir yang dikhususkan bagi peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) dan Penerima Bantuan luran (PBI).

Pencetakan kartu bayi baru lahir, perbaikan data dan pencetakan kartu peserta PBI yang sedang dirawat map, re-aktivasi anak PPU berusia di atas 21 tahun yang masih kuliah dan sedang dirawat inap, serta penanganan pengaduan yang membutuhkan solusi segera.

Jurnalis: Miadaada
Editor: Rahayu

Share this Article :