Rekomendasi

Sidak Angkutan Lebaran, Jangan Paksakan Armada Tidak Laik Jalan Angkut Penumpang

Selasa, 21 Mei 2019 : 19.39
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Perusahaan Otobus (PO) di Karanganyar yang mengoperasikan armadanya untuk angkutan Lebaran 2019, diminta memastikan kesiapan operasional armadanya.

Seluruh komponen kendaraan harus dicek, untuk memastikan tidak ada gangguan yang mengganggu perjalanan dan menyebabkan keselamatan penumpang terancam. Selain memastikan kesiapan armada, manajemen PO juga diminta untuk mengingatkan sopir dan kru angkutan, agar santun dan bijak dalam melayani penumpang.

Hal tersebut dikatakan wakil bupati Karanganyar, Rober Christnto, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di PO Bus Rosalia Indah dan PO Bus Langsung Jaya, Selasa (21/05/2019).

Menurut wakil bupati, semua bus yang digunakan harus dipastikan siap dan layak. Jika ditemukan ada gangguan, mungkin lampu tidak menyala, klakson tidak bunyi, langsung diperbaiki.

Kepada para awak bus, wakil bupati mengingatkan tetap menjaga kesehatan, dan lebih mengutamakan keselamatan para penumpang. “Tetap jaga kesehatan. Jangan mabuk. Mengemudikan kendaraan dengan santun agar penumpang selamat sampai tujuan,” kata wakil bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan, Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dishub PKP) Sundoro mengatakan, seluruh bus dicek kesiapannya, baik yang trayeknya antarkota dalam provinsi (AKDP) maupun antarkota antarprovinsi (AKAP).

Armada yang dinyatakan telah lolos pemeriksaan, jelas Sudoro, langsung ditempel stiker layak jalan sebagai angkutan lebaran tahun 2019.

“Untuk yang AKAP ada dua yang melayani angkutan Lebaran, yakni PO Rosalia Indah dan PO Langsung Jaya. Kalau yang AKDP antara lain PO Rukun Sayur, PO Antar Jaya dan PO Hasta Karya. Total ada enam PO di Karanganyar,” jelasnya.

Sundoro mengingatkan, agar pengelola angkutan tidak mengoperasikan armadanya yang tidak memenuhi persyaratan atau laik jalan. “Kita akan terus melakukan pengecekan dan pemanatauan. Jangan paksakan armada tidak laik jalan untuk mengangkut penumpang. Ini sangat berbahaya,” tegasnya.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Rahayu

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More