Rekomendasi

Sidak Mamin Ditemukan Makanan Kadaluwarsa dan Mengandung Pengawet

Kamis, 16 Mei 2019 : 21.57
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Dinas kesehatan Karanganyar menemukan sejumlah makanan dan bumbu instan kadaluwarsa yang masih dijual di pasar tradisional. Hal tersebut diketahui saat dilakukan inspeksi mendadak (sidak) makanan dan minuman di Pasar Jungke dan Pasar Karangpandan, Kamis (16/05/2019).

Jenis makanan tidak sehat yang ditemukan dalam sidak tersebut, antara lain, mie basah yang mengandung formalin, kerupuk dan cendol untuk dawet yang mengandung bahan pewarna tekstil yang tidak boleh digunakan untuk makanan.

Atas temuan ini, petugas tidak dapat melakukan penyitaan dan mengimbau agar barang yang mengalami kerusakan, diminta segera ditukar atau didkembalikan ke pemasok.

Sekretaris Dinas Kesehatan Karanganyar, Fatkhul Munir, kepada hariankota.com serta awak media lain, meminta masyarakat harus jeli saat membeli makanan camilan menjelang Lebaran.

Dari sidak yang dilakukan, menurutnya, banyak ditemukan makanan yang tidak disertai tanggal kadaluarsa. Bahkan, petugas juga menemukan makanan kadaluarsa yang tetap diperjual belikan, seperti bumbu instan dan ikan kaleng.

"Kami minta masyarakat untuk jeli dan teliti saat membeli makanan di pasar. Perhatikan tanggal kadaluwarsa. Kalau meragukan lebih baik tidak dibeli dan tidak dikonsumsi. Jangan asal membeli makanan yang murah, namun tidak layak untuk kesehatan.

Kepada pedagang juga demikian, lebih baik menjual makanan yang baru. Kepada pedagang, kami juga meminta untuk mengembalikan barang dagangan yang mengalami kerusakan dan kadaluwarsa kepada pemasok," kata Fatkhul Munir.

Sutardi, salah satu pedagang, mengaku, memperoleh dagangannya dari sejumlah pemasok dengan sistem konsinyasi. Menurutnya, barangan dagangannya tersebut, dipasok dua minggu sekali oleh pengepul yang keliling pasar.

Yang lama dan tidak laku diambil, dan diganti dengan yang baru. Sedangkan untuk jenis makanan pabrikan, Sutardi mengaku membeli dari sales. "Saya hanya disetori dan tidak memperhatikan masa kadaluwarsnya," kata dia.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Rahayu

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More