Rekomendasi

Sosialisasi Empat Pilar Rinto Subekti Ajak Masyarakat Lereng Gunung Lawu Jaga Kearifan Lokal

Sabtu, 04 Mei 2019 : 16.00
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI dari Fraksi Demokrat, Rinto Subekti menggelar kegiatan sosialisasi empat pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Karangpandan, Karanganyar.

Dalam sosialisasi yang digelar desa yang terletak di lereng Gunung Lawu pada Kamis 20 April 2019 itu, Rinto mengapreasi sikap warga desa yang tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal bangsa dalam hidup bermasyarakat yang beragam dan majemuk.

"Warga desa telah mempraktikkan hidup berdampingan dengan sesama warga secara damai, rukun dan saling menghargai. Kehidupan itulah merupakan praktik terbaik dari nilai-nilai 4 pilar yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Ini harus terus dipelihara dan dilestarikan agar masyarakat kita yang majemuk tetap menjadi satu dalam perbedaan yang indah," jelas Rinto Subekti.

Dalam sosialisasi itu dihadiri seluruh tokoh masyarakat Karangpandan, Rinto yang juga Ketua DPW Partai Demokrat Jawa Tengah ini menjelaskan, nilai-nilai 4 pilar terus relevan dan mampu menjawab tantangan zaman.

Ketika sejumlah negara di dunia saat ini mengalami pergolakan dan konflik, Indonesia yang faktanya merupakan sebuah negara kebangsaan tetap kuat dan kokoh berdiri. Warga Indonesia menurutnya sudah terbiasa hidup berbeda, namun tetap menghargai satu dengan lainnya.

"Kedewasaan masyarakat kita, khususnya warga Karanganyar dalam menghadapi realita perbedaan SARA tersebut pantas mendapat apresiasi. Kita ini berbeda, namun tetap bersatu sehingga kita kuat," tegas Rinto.

Rinto menjelaskan, dalam hidup berbangsa dan bernegara, 4 pilar tersebut harus menjadi acuan yang pokok.

Terlebih, tiap-tiap daerah memiliki kearifan lokal yang beragam yang semuanya itu memperkaya khasanah dan pandangan anak-anak bangsa. Kearifan lokal menurutnya adalah penyumbang terbesar dan paling pokok dari lahirnya empat pilar kebangsaan Indonesia.

"Kearifan lokal merupakan kekayaan yang tidak bisa dinilai secara materi. Secara prinsip, keberadaan 4 pilar kebangsaan juga dalah untuk memperkuat dan mengokohkan harmonisasi sosial kebangsaan dalam menghadapi tantangan zaman," pungkas Rinto.

Jurnalis: Nugi Hartanto
Editor; Santi


Share this Article :

Berita Terbaru

Read More