Rekomendasi

UN Tak Lagi Jadi Penentu Kelulusan, Diknas Karanganyar: Semangat Belajar Siswa Menurun

Selasa, 14 Mei 2019 : 17.00
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Saat ini, ujian nasional (UN) tidak lagi sebagai penentu kelulusan siswa. Kelulusan ditentukan oleh masing-masing sekolah.

Hal ini mengakibatkan semangat belajar siswa menurun yanf berdampak ada capaian prestasi UN.
Hal tersebut dikatakan kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, Tarsa, kepada hariankota.com, Selasa (14/05/2019).

Menurutnya,  siswa tidak akan belajar segiat mungkin seperti saat UN masih menjadi penentu kelulusan.
Daya kompetitif mereka dikhawatirkan berkurang. Selama ini, ketika UN masih memegang 50 persen syarat kelulusan, kata Tarsa, siswa mampu belajar lebih keras.
"Kalau bukan penentu kelulusan, semangat belajar anak-anak menjadi berkkurang atau tidak ada lagi semangat belajar. Tanpa belajar pun, mereka pasti lulus,” ujarnya.

Salah satu upaya yang dilakukan, menurut Tarsa, terus memotivasi belajar para siswa saat mengikuti  seluruh proses pembelajaran, terutama saat mengikuti UN.

“ Kita juga memahami jika UN menimbulkan  tekanan di kalangan siswa yang akan menjalankan UN pada umumnya merasa waswas dan juga stres. Tidak hanya siswa, orangtua dan guru juga ikut tertekan. Karena ini reguasi, kita harus menejalankan dan tetap memberikan motivasi kepada anak-anak. Semua itu kan ada plus minusnya,” jelasnya.

Sementara itu, ketua Komisi D DPRD Karanganyar, Endang Muryani, menekankan agar seluruh guru dan kepala sekolah terus menerus memberikan motivasi kepada anak didiknya.


“ Kita melihat dampak positifnya saja.Semua pihak, baik kepala sekolah dan guru harus terus menerus memberikan motivasi kepada siswanya. Namun yang terpenting adalah peran para orang tua agar tetap memberikan arahan dan bimbingan,” kata dia. 

Jurnalis: Iwan Iswanda
Editor: Rahayu

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More