Rekomendasi

Buru Jaringan Teroris di Sukoharjo, Densus 88 Beraksi di Dua Lokasi

Selasa, 11 Juni 2019 : 03.10
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Selain menangkap seorang warga Kampung Semanggi RT 07/RW 05, Semanggi, Pasar Kliwon, Solo berinisial SR (34) di jalan tanggul Jatiteken, Laban, Mojolaban, Sukoharjo pada, Minggu (9/10/2019) siang sekira pukul 13.00 WIB, Tim Densus Anti Teror 88 pada sore harinya sekira pukul 16.00 WIB juga menggledah salah satu rumah warga di Gang Salak, Waringinrejo, Cemani, Grogol, Sukoharjo.

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi saat dikonfirmasi awak media di Mapolres setempat membenarkan atas operasi Tim Densus 88 tersebut di wilayah hukumnya.

Ia menyatakan, baik penangkapan maupun penggledahan sepenuhnya merupakan operasi Tim Densus 88 tanpa ada backup personil dari Polres Sukoharjo.

"Perlu kami sampaikan, kemaren (Minggu-Red) Tim Densus 88 Mabes Polri yang berada di Jawa Tengah telah melakukan penangkapan terhadap salah seorang warga Solo berinisial SR di wilayah hukum Polsek Mojolaban, Polres Sukoharjo. Yang bersangkutan diduga terkait dengan tindak pidana terorisme," ungkap Kapolres.

Mengingat pertimbangan teknis di lapangan, pada saat operasi penangkapan terhadap SR disebutkan Kapolres, Tim Densus 88 sengaja tidak meminta bantuan backup personil dari Polres Sukoharjo.

"Pada saat itu, mungkin tidak diperlukan bantuan personil yang cukup banyak, sehingga cukup dari Tim Densus 88. Adapun penangkapan sendiri berjalan lancar tanpa ada perlawanan, dan untuk saat ini sudah dalam proses penanganan Tim Densus 88 Mabes Polri," kata Iwan.

Terhadap penangkapan ini, Kapolres menyampaikan, pihaknya belum mendapat keterangan resmi sejauhmana dan dari jaringan kelompok apa SR ini diduga terlibat tindak pidana terorisme. Termasuk apakah terkait dengan peristiwa peledakan bom di pos pantau Tugu Kartasura beberapa hari lalu.

"Sampai dengan saat ini kami belum mendapat keterangan resmi. Namun kami percaya pada saatnya nanti Divisi Humas Mabes Polri akan menyampaikan itu. Apakah yang bersangkutan terkait dengan bom di pos pantau Kartasura, atau berdiri sendiri, atau dari jaringan apa, kami belum mengetahui. Semua masih dalam proses penyidikan," ujarnya.

Disinggung terkait operasi penggledahan, pada kesempatan ini Kapolres juga mengkonfirmasi ihwal informasi adanya operasi penggledahan oleh Tim Densus 88 terhadap sebuah rumah di Waringinrejo, Cemani, Grogol. Penggledahan dilaksanakan pada hari yang sama saat penangkapan SR di tanggul Jatiteken, Laban, Mojolaban.

"Betul, penggledahan tersebut juga dilakukan dalam rangka menindaklanjuti informasi atau pengembangan hal lainnya. Tidak ada permintaan bantuan personil. Namun demikian kami, dari Polres Sukoharjo diminta bantuan untuk pelaksanaan tugas Inafis yaitu, identifikasi. Kami diminta 2 personil yang membidangi Inafis dari Reskrim," terangnya.

Dari penggledahan ini, Kapolres mengaku belum mendapat keterangan tentang apa yang diperoleh atau apa yang dicari Tim Densus 88 dari rumah tersebut. Tidak menutup kemungkinan masih akan dilakukan penggledahan lanjutan dengan pertimbangan masih ada beberapa hal yang belum tuntas.

"Mengingat kemarin waktunya belum cukup, mungkin hari ini (Senin-Red) atau hari berikutnya Tim Densus 88 akan melakukan penggledahan lanjutan. Kami akan menunggu apakah nanti memerlukan bantuan personil atau Inafis," imbuhnya.

Informasi yang diperoleh hariankota.com Senin (10/6/2019) malam, dari warga sekitar yang enggan disebut namanya menyebutkan, rumah di Gang Salak, Waringinrejo RT 03/RW 21, Cemani, Grogol yang digledah Tim Densus 88 ini, sudah sejak 3 tahun terakhir dikontrak oleh seorang pria berinisial AAA bersama istri dan 3 anaknya.

"Pemilik rumah orang Solo, tapi saya tidak tahu nama dan alamatnya. Selama tinggal disini dia (AAA-Red) juga tidak pernah bersosialisasi dengan masyarakat sekitar, dan orangnya cenderung tertutup," pungkasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More