Rekomendasi

Diduga Depresi Berat, Seorang Bapak Tega Aniaya Anak Sendiri di Dalam Rumah

Selasa, 25 Juni 2019 : 21.31
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Warga Dukuh Pandak RT 02/RW 02 Desa Jatisobo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo hingga kini masih memperbincangkan kejadian penganiayaan yang dilakukan oleh seorang warganya bernama Totok Suroso / TS (45) terhadap dua anak perempuannya.

Informasi yang dapat dihimpun hariankota.com, kejadian bermula adanya suara teriakan kesakitan dari dalam rumah tersangka pelaku TS pada Selasa (25/6/2019) sekira pukul 07.00 WIB

Mendengar suara tersebut, seorang saksi yang juga masih tetangga tersangka pelaku penganiayaan, kemudian mendatangi dan menggedor - gedor pintu depan rumah. Namun karena dalam keadaan terkunci, pintu kemudian didobrak hingga akhirnya terbuka.

Betapa kagetnya saksi setelah melihat keadaan didalam rumah. Ia mendapati anak perempuam tersangka yang nomor dua berinisial JF(12) lehernya terikat tali tambang dalam posisi menggantung bersama tersangka.

Spontan, saksi bernama Tyastini Istiqomah (25) seorang ibu rumah tangga ini, berusaha sekuat tenaga membantu untuk menyelamatkan korban JF dari jerat tali dilehernya.

Ditengah upayanya tersebut, ia mendadak mendengar tersangka berbicara bahwa anak perempuan tersangka yang nomor satu bernama Af (19) disebut sudah terlebih dulu dibunuh oleh tersangka sendiri.

Mendengar itu, saksi kemudian menyampaikan kepada tetangga lainnya yang lantas ditindak lanjuti dengan melakukan pencarian disekitar rumah. Dan ternyata korban dapat diketemukan disebuah rumah kosong yang letaknya disamping rumah tersangka dalam kondisi terluka parah bersimbah darah

Mengetahui perbuatannya diketahui, tersangka yang sudah nekat ini rupanya pada saat para tetangga sibuk menolong anaknya, ia justru berusaha bunuh diri dengan cara menusukkan pisau dapur ke perutnya sendiri.

Namun upaya itu dapat ketahui oleh para tetangga. Mereka langsung menyelamatkan tersangka yang mengalami luka tusukan pisau diperutnya. Dan akhirnya segera dilaporkan ke kantor polisi terdekat

Kapolsek Polokarto Polres Sukoharjo, AKP Aris Dwi Handoko saat dikonfirmasi awak media menyampaikan, saat ini kondisi dua korban dan satu tersangka dalam penanganan tim medis di rumah sakit

"TS dan anak pertamanya dibawa ke RS Kustati, Solo. Sedangkan anak kedua hanya luka ringan pada bagian leher. ia hanya rawat jalan," terang Kapolsek

Dugaan sementara, TS sebagai kepala rumah tangga mengajak bunuh diri bersama, tetapi gagal karena keburu diselamatkan warga. Sebelum mencoba membunuh anaknya yang nomor dua, ia terlebih dulu menganiaya anak perempuannya yang nomor satu dengan cara dipukul menggunakan cangkul

"Kami mengamankan barang bukti berupa cangkul berlumuran darah, pisau dapur, dan tali tambang untuk gantung diri. Kasus ini sekarang sudah ditangani Polres Sukoharjo," imbuhnya

Penuturan salah satu tetangga TS bernama Wiji (50), pada saat kejadian kondisi rumah hanya ada tiga orang (TS dan dua anaknya-Red). Istri TS sudah berangkat kerja dan biasanya pulangnya pada sore hari.

"Kami sendiri tidak menyangka jika Suroso yang bekerja sebagai buruh serabutan sampai tega akan membunuh kedua anaknya sendiri dengan cara bunuh diri bersama," ujarnya

Jurnalis: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More