Rekomendasi

Dipecat Setelah Ungkap Pungli, Guru di Tangsel Ini Hanya Bisa Berharap Sang Khalid Buka Takbir Sesungguhnya

Minggu, 30 Juni 2019 : 16.29
Published by Hariankota
TANGERANG - Rumini (44) hanya bisa pasrah menerima perlakuan pasca dirinya mengungkapkan dugaan pungutan liar (Pungli) di tempatnya mengajar, Sekolah Dasar (SD) Negeri 02 Pondok Pucung, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel).

Sejak dirinya mengungkapkan dugaan pungli ditempatnya mengabdi, Kata-kata berunsur intimidasi dan bullying yang dilakukan oleh sesama guru di Sekolah Dasar (SD) Negeri 02 Pondok Pucung, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), melalui ponselnya, terus diterimanya.

Rumini pun tak bisa menutupi kesedihannya. Apalagi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangsel bukannya mengambil tindakan atas temuannya itu. Justru, Rumini dipecat oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangsel.

"Saya bingung dengan keputusan Dindikbud Tangsel, saya itu kan berusaha memberikan yang sebenarnya jika di SDN 02 ada pungli yang seharusnya tidak boleh terjadi, tapi kok saya tiba-tiba langsung dipecat begitu saja," kata Rumini pada kricomnews.com (hariankota grup), belum lama ini.

Sejak dipecat sebagai tenaga pengajar di sekolah tersebut, Rumini tahu akan bekerja apa. Hingga saat ini, Rumini masih memilih berdiam dirumah kontrakannya dibilangan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Rumini mengaku hanya bisa berharap kepada sang khalik untuk membuka tabir yang sebenar-benarnya.

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More