Rekomendasi

Gelar Halal Bi Halal, Trah Dinasti Mataram Berkomitmen Lestarikan Kebudayaan

Selasa, 18 Juni 2019 : 08.38
Published by Hariankota
SOLO - Bertempat di Ndalem Kayonan kawasan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, keluarga keturunan atau trah dari dinasti Mataram menggelar acara halal bi halal sekaligus menandai bangkitnya semangat melestarikan kebudayaan peninggalan keraton yang dirasakan kian hari makin memudar.

Pantauan hariankota.com, seperti pada umumnya acara halal bi halal yang berlaku di masyarakat, acara yang berlangsung pada Senin (17/6/2019) ini, dari keluarga trah dinasti Mataram yang hadir dimana mayoritas berbusana batik bersimbol Keraton Surakarta saling bersalaman, bermaaf - maafan satu sama lain dengan penuh khidmat.

Di kesempatan ini, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Wandansari Koes Moertiyah atau Gusti Moeng yang merupakan salah satu putri Paku Buwono (PB) XII menjelaskan, silaturahmi (halal bi halal) trah Mataram dilakukan sekaligus dalam rangka memperingati ulang tahun ke 88 Organisasi Putri Narpowandowo.

"Organisasi Putri Narpowandowo ini adalah salah satu organisasi wanita tertua di Indonesia," jelas Gusti Moeng yang dalam acara salaman didampingi saudara laki - lakinya yakni, Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Puger.

Dijelaskan, organisasi Putri Narpowandowo banyak bergerak dibidang pendidikan, sosial dan kebudayaan. Berdiri pada tanggal 5 Juni 1931 di Surakarta dengan beranggotakan para putri dan kerabat perempuan dilingkungan Keraton Solo.

Dalam perjalanannya setelah berdiri, organisasi ini juga mengalami dinamika, sempat vakum hingga beberapa waktu lamanya.

Namun sekira tahun 1995 kembali dihidupkan. Disebutkan oleh Gusti Moeng, pada masanya dulu, Organisasi Putri Narpowandowo juga pernah mengikuti konggres perempuan pertama di Indonesia.

"Aktif di dunia belajar mengajar, karena ada yayasannya yakni, Pawiyatan Pamardi Siwi dibawah Organisasi Putri Narpowandowo," imbuhnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More