Rekomendasi

Gunung Agung Lontarkan Material Pijar Hingga 700 Meter

Kamis, 13 Juni 2019 : 19.31
Published by Hariankota
KARANGASEM - Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Bali kembali mengalami erupsi dengan melontarkan material pijar hingga 700 meter yang disusul hujan pasir dan abu.

Meski terjadi erupsi sekira pukul 01.38 Wita, pada Kamis (13/6/2019), status Gunung Agung masih dalam level III atau Siaga.

Berdasar pengamatan Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Agung KESDM, erupsi kali ini, ketinggian abu vulkanik tidak teramati. Aktivitas erupsi hanya terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi sekira 3 menit 53 detik.

"Kolom abu erupsi tidak teramati karena tertutup kabut dari Pos Rendang," terang Kabid Mitigasi PVMBG Wilayah Timur Devy Kamil Syahbana dalam keterangannya.

Masih dalam pengamatan PVMBG di Kecamatan Rendang, terjadinya lontaran material pijar ke segala arah dengan jarak lontaran sekira 700 meter. Pada saat sama, pihak Pusdalops BPBD Provinsi Bali terus memantau kondisi tersebut.

Dari informasi diterima, terjadi hujan pasir dan abu melanda di sejumlah wilayah di Kabupaten Karangasem dan sekitarnya.

"Informasi dari Radio Pasebaya hujan abu dan pasir melanda kawasan di Pura Gae, Keladian Besakih, Pemuteran dan Pempetan," tutur Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali I Made Rentin mengutip Radio Pasebaya.

Dengan terjadinya erupsi, masyarakat di sekitar Gunung Agung, wisatawan tidak melakukan aktivitas pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yakni di seluruh area dalam radius 4 km dari kawah puncak Gunung Agung.

Jurnalis: Ida Bagus Prasetyo
Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More