Rekomendasi

Habis Lebaran Puluhan Pendatang Serbu Denpasar

Kamis, 13 Juni 2019 : 19.33
Published by Hariankota
DENPASAR - Puluhan penduduk pendatang yang terjaring sidak karena tidak memiliki identitas KTP serta tidak memiliki pekerjaan maupun penjamin segera dipulangkan petugas ke daerah asal.

Petugas gabungan melakukan sidak penduduk pendatang pasca-hari raya seperti di Kelurahan Sesetan tepatnya Lingkungan Banjar Kaja Sesetan dan Pembungan, Selasa (11/6/2019) malam.

"Sidak ini terus berlanjut selama seminggu penuh ke 14 lingkungan di Kelurahan Sesetan," ungkap Lurah Sesetan Ketut Sri Karyawati. Sidak menyasar rumah-rumah penduduk dan kos-kosan serta menjaring 17 orang penduduk pendatang yang tidak memiliki identitas dan pekerjaan.

Sementara 10 orang lainnya yang memiliki KTP, namun tidak memiliki pekerjaan serta tidak ada penjamin. Karenanya, sebagai bentuk tindakan tegas 27 orang yang terjaring diserahkan langsung ke Satpol PP Kota Denpasar.

Pihaknhya menggandeng Satpol PP dan aparat Desa/Kelurahan serta aparat lainnya untuk melakukan sidak ini di mana muaranya, tertib administrasi kependudukan.

Karyawati berharap, masyarakat penduduk pendatang yang datang ke wilayah Kelurahan Sesetan agar mengetahui aturan, bahwa 1 X 24 jam harus melapor ke lingkungan setempat atau kelurahan.

"Dengan cara itu kelurahan bisa memantau penduduk dan tujuannya kedatangannya," dalihnya.

Seluruh masyarakat di Kelurahan Sesetan yang memiliki usaha kos, melaporkan penghuni kos di Kaling setempat maupun Kelurahan, sehingga akan tercatat keberadaannya dan tercipta lingkungan yang aman dan kondusif.

Kelurahan Sumerta Kecamatan Denpasar Timur juga menggelar sidak serupa. Lurah Sumerta, I Wayan Eka Apriana mengatakan sidak ini menyasar lingkungan Br. Buaji Sari dan Br Tanjung Bungkak. Lingkungan Br. Buaji Sari terjaring sebanyak 34 orang tanpa identitas.

Sementara di lingkungan Br. Tanjung Bungkak terjaring 2 orang tanda identitas. Jadi di Kelurahan Sumerta terjaring 36 orang tanpa identitas.

Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Anom Sayoga mengatakan penduduk pendatang yang terjaring di Kelurahan Sesetan dan Sumerta telah memulangkan mereka ke daerah asal.

Pihaknya juga memulangkan 6 orang penduduk pendatang yang terjaring di Pelabuan Benoa beberapa hari lalu.

"Proses pemulangan sebagian dilakukan Dinas Sosial Provinsi Bali dan sebagian dilakukan Satpol PP Kota Denpasar melalui Pelabuhan Gilimanuk," tuturnya.

Tindakan tegas ini dilakukan, karena pihaknya tidak menginginkan ada masyarakat tidak jelas indentitasnya di Kota Denpasar. Selain itu tindakan ini untuk menciptakan Kota Denpasar yang aman dan nyaman serta kondusif.

Jurnalis: Made Suganda

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More