Rekomendasi

Kasus Edu Park Jilid II, Tim Jaksa Ajukan Banding Terhadap Putusan Majelis Hakim Tipikor

Jumat, 21 Juni 2019 : 21.00
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Tim jaksa penuntut umum (JPU) mengajukan banding atas putusan majelis hakim pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Semarang, yang menjatuhkan vois masing-masing 1 tahun penjara, serta membayar uang pengganti Rp50 juta subsider 1 bulan kurungan, kepada lima terdakwa dalam kasus dugaan penyimpangan pengadaan pesawat untuk lokasi wisata edu park Karanganyar.

Kepala Kejaksaan negeri (Kajari) Karanganyar, Suhartoyo, melalui kepala seksi pidana khusus, Bagus Kurnianto, kepada haraiankota.com, Jumat (21/06/2019) melalui telepon selularnya, menyatakan, dalam putusan majelis hakim terhadap ke lima terdakwa, terdapat sejumlah tuntutan yang tidak diakomodir oleh majelis hakim.

Salah satu tuntutan yang tidak diakomodir tersebut, jelas Bagus, tidak adanya perintah majelis hakim agar para terdakwa segera ditahan dan menjalani pemidanaan.

“Kami memutuskan untuk mengajukan banding. Salah satu pertimbangan diajukan banding, karena dalam amar putusannya, majelis hakim tidak memerintahkan agar para terdakwa segera menjalani pemidanaan, sebagaimana dalam tuntutan yang kami ajukan,” terang Bagus, Jumat (21/06/2019).

Sebelumnya, Majelis hakim pengadilan tindak pidan korupsi (Tipikor) Semarang, menjatuhkan vonis masig-masing 1 tahun penjara serta uang pengganti sebesar Rp 50 juta, subsider satu bulan kurungan, kepada lima terdakwa kasus dugaan penyimpangan pengadaan pesawat bekas di lokasi wisata edu park. Lima terdakwa tersebut, masing-masing, B, IP, YN, JSB dan G.

Ke lima terdakwa secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 3 UU No No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dalam Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More