Rekomendasi

Kirab Puncak Syawalan TSTJ Solo, Putra SISKS Pakubuwono XIII Jadi Joko Tingkir

Minggu, 09 Juni 2019 : 17.51
Published by Hariankota
SOLO - Kirab Joko Tingkir dan Pesta Ketupat yang merupakan puncak acara Pekan Syawalan Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo dibanjiri ribuan pengunjung, Minggu (9/6/2019).

Agenda tahunan tiap Lebaran ini salalu menghadirkan publik figur untuk memerankan tokoh Joko Tingkir. Untuk kali ini, peran tersebut diberikan kepada KGPH Mangkubumi putra SISKS Pakubuwono XIII yang dalam kirab menunggang kuda.

Berangkat dari Kantor Kelurahan Pucangsawit ke timur sampai TSTJ, sekira 400 peserta termasuk Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo dan Wakilnya, Achmad Purnomo menjadi peserta kirab mengenakan busana lurik dengan naik kereta kuda.

Pantauan hariankota.com, selain tokoh Joko Tingkir, peserta kirab terdiri, Drumband Satpol PP, Pasukan Tamtomo Keraton Solo, 3 gunungan berisi hasil bumi dan ratusan ketupat, Batik Carnival, kelompok kesenian Lembu Suro, Reog Ponorogo, serta 2 Kerbau Bule milik Keraton Solo bernama Yona dan Yoni.

Berbeda dengan tahun - tahun sebelumnya, sebelum puncak acara rebutan gunungan hasil bumi dan ketupat, para pengunjung terlebih dulu disuguhi sebuah fragmen sendratari bertempat di pulau kecil yang letaknya di tengah danau buatan kawasan TSTJ.

Sendratari mengisahkan Joko Tingkir bertarung melawan puluhan buaya di pinggir sebuah sungai. Dimana setelah memenangkan pertarungan, buaya - buaya yang telah takluk ini kemudian membantu Joko Tingkir mendorong rakit bambu menyeberang sungai.

Rudy sapaan akrab Walikota Solo yang mengaku baru pertama kali ikut kirab Syawalan di TSTJ mengatakan, kegiatan kirab merupakan salah satu upaya Pemkot mengembangkan TSTJ agar jadi tujuan wisata.

"Kirab berupa gunungan (hasil bumi dan ketupat) bemakna sebuah proses sebelum puncak tertinggi keberhasilan harus melalui perjalanan. Sekarang filosofinya bukan lagi alon - alon waton kelakon (pelan-pelan asal terlaksana- Red), tapi adalah hati - hati tidak boleh takut. Jadi dalam melakukan apapun kita harus hati -hati dan janrgan takut," terangnya.

Setelah ditutup do'a oleh seorang ulama keraton, pengunjung yang sudah tak sabar menunggu, kemudian langsung mendekat ke panggung tempat gunungan ketupat berada. Mereka saling berebut mendapatkan ketupat yang dibagi -bagikan oleh pemeran Joko Tingkir, Wakil Walikota Solo dan manajemen TSTJ.

Jurnalis: Sapto Nugroho
Editor: Rahayu

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More