Rekomendasi

Libur Lebaran, Tingkat Hunian Hotel di Karanganyar Malah Anjlok, Kok Bisa?

Rabu, 12 Juni 2019 : 18.48
Published by Hariankota
Ilustrasi
KARANGANYAR - Tingkat kunjungan wisata ke Karanganyar yang meningkat cukup signifikan, ternyata tidak berbanding lurus dengan tingkat hunian hotel di lokasi wisata Tawangmangu. Saat libur Lebaran, tingkat hunian hotel di Tawangmangu justru mengalami penurunan hingga mencapai 80%.

Hal tersebut dikatakan penasehat Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Karanganyar, Karwadi usai mengikuti rapat paripurna di gedung DPRD setempat, Rabu (13/06/2019).

Menurutnya, hingga H+7 Lebaran, okupansi hotel di Tawangmangu mengalami penurunan yang cukup tajam, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Tingkat hunian hotel pada libur Lebaran ini mengalami penurunan drastis. Untuk okupansinya berkisar di angka 20 persen sampai 30 persen,” katanya, Rabu (13/06/2019).

Ia mengatakan kondisi hunian setelah lebaran saat ini sepi. Padahal, seharusnya, Lebaran ini, ketika tingkat kunjungan wisatawan meningkat, diikuti dengan meningkatnya hunian hotel.

Namun kini justru sebaliknya. Salah satu penyebab menurunnya tingkat hunian ini, karena semakin banykanya hotel baru dan villa di Tawangmangu serta memasuki tahun ajaran baru, yang membutuhkan biaya pendidikan yang yang cukup besar.

Ditambahkannya, para wisatawan yang berkunjung ke Tawangmangu, saat ini, memilih tidak menginap dan langsung pulang usai menikmati sejumlah objek wisata yang ada.

“Penyebabnya bukan harga tiket pesawat yang tinggi. Karena sebagian besar tamu hotel di Tawangmangu adalah mereka yang menggunakan transportasi darat dan berasal dari Solo Raya dan sekitarnya.

Hemat saya, di Tawangmangu, saat ini, banyak bermunculan hotel dan villa baru, serta memasuki tahun ajaran baru,” tandasnya.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Rahayu

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More