Rekomendasi

MK Tolak Seluruh Gugatan Prabowo - Sandi

Kamis, 27 Juni 2019 : 21.40
Published by Hariankota
JAKARTA - Sembilan orang Majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) 2019 yang dilayangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

Sembilan hakim yang terdiri dari Anwar Usman (Ketua), Aswanto, Arief Hidayat, Wahiduddin Adams, I Dewa Gede Palguna, Enny Nurbaningsih, Saldi Isra, Suhartoyo dan Manahan Malontinge Pardamean Sitompul.

"Menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya, permohonan pemohon tidak beralasan hukum," ujar Ketua Majelis Hakim MK, Anwar Usman dalam amar putusannya di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019) malam.

Sidang gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) tersebut dimulai pukul 12.35 WIB dan amar putusan baru dibacakan pukul 21.16 WIB.

Sebelumnya, tim kuasa hukum Prabowo-Sandi yang diketuai Bambang Widjojanto mengajukan 16 butir permohonan agar dapat dikabulkan oleh hakim konstitusi perihal sengketa hasil Pilpres 2019.

Pada salah satu petitumnya, tim kuasa hukum Prabowo-Sandi memohon kepada MK untuk mendiskualifikasi pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin.

Kubu paslon nomor urut 02 itu menuding telah terjadi praktik kecurangan terstruktur, sistematis dan masif (TSM) dalam proses Pemilu 2019.

Tak hanya itu, kubu Prabowo-Sandi bahkan juga memohon kepada MK untuk membatalkan (mendiskualifikasi) paslon nomor urut 01 Jokowi-KH Ma'ruf Amin sebagai peserta Pilpres 2019, serta memerintahkan kepada lembaga negara yang berwenang untuk melakukan pemberhentian seluruh komisioner dan melakukan rekruitmen baru guna mengisi jabatan komisioner KPU.

Jurnalis: Gatot Pujo Nugroho

Editor: Jumali

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More