Rekomendasi

Ngamar di Rumah Kos, Sejumlah Pasangan Tak Sah Terciduk Razia Satpol PP Sukoharjo

Jumat, 14 Juni 2019 : 08.10
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Sebanyak 10 pasangan tak sah terindikasi berperilaku mesum terciduk razia yang digelar Satpol PP Sukoharjo dari sejumlah rumah kos - kosan pada Kamis (13/6/2019).

Kepada hariankota.com, Kepala Satpol PP Sukoharjo, Heru Indarjo mengatakan, razia sengaja dilakukan untuk memerangi penyakit masyarakat seperti prostitusi di tempat kos - kosan yang jelas melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2014 tentang Ketertiban Umum.

"Selain perilaku mesum, kami juga mengecek identitas penghuni kos terkait menjaga stabilitas keamanan untuk antisipasi pelaku teroris yang berkegiatan di kos- kosan," sebutnya.

Alhasil dari razia yang baru dilaksanakan di wilayah Kecamatan Grogol, 3 rumah kos ditemukan 10 pasangan tidak resmi terdiri 3 pasang dari kos Alpukat, 2 pasang dari kos Puri dan 5 pasang dari rumah kos milik seorang warga bernama Teguh.

"Mereka kami bawa ke Mako Satpol PP untuk dilakukan pembinaan oleh Kabid Bidang Tibum Tranmas Satpol PP. Sanksinya mengisi surat pernyataan tidak mengulangi serta wajib apel 3 kali," tegas Heru.

Mengingat diwilayah Sukoharjo saat ini banyak berdiri pusat keramaian, maka dalam waktu dekat Satpol PP akan memanggil para pemilik rumah kos untuk diminta kerjasamanya memantau kegiatan penghuni kos.

"Kami meminta kepada pemilik rumah kos agar selektif dalam menerima penghuni dengan secara seksama memeriksa identitasnya. Langkah ini untuk antisipasi kegiatan orang tak dikenal," ujarnya.

Disamping akan terus menggelar razia serupa, Heru juga menyampaikan perlu adanya langkah penekanan dalam hal pengurusan ijin pendirian rumah kos. Setidaknya ada pajak yang bisa ditarik dalam rangka peningkatan PAD.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More