Rekomendasi

Pengamat UIN Dukung Rumini Laporkan Dugaan Pungli di Tangsel pada KPK

Minggu, 30 Juni 2019 : 16.33
Published by Hariankota
TANGERANG - Pengamat publik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Zaky Mubarak menaruh perhatian besar terhadap kasus yang menimpa Rumini, seorang Guru yang di pecat setelah mengungkap dugaan pungli di Sekolah Dasar (SD) Negeri 02 Pondok Pucung, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel).

Menurut Zaky Mubarak, Rukmini seharusnya tidak hanya berdiam diri menerima begitu saja. Namun, Rumini perlu mengambil beberapa tindakan. Salah satunya mencari dukungan dari publik luas. Mulai dari partai politik, politikus dan lembaga bantuan hukum guna mendampingi Rumini.

"Kita sebagai masyarakat Tangsel akan mendukung Calon Walikota Tangsel 2020-2025 yang berjuang dan berkomitmen memberantas berbagai pungli di Tangsel, terutama pungli (pungutan liar) di dunia pendidikan. Wartawan juga harus aktif mendorong partai politik dan para politisi ikut bicara soal pungli ini," terang Zaky pada kricomnews.com (hariankota grup), belum lama ini.

Atas peristiwa, Zaky menyarankan agar Rumini segera melaporkan ke Komnas HAM, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan atas pemecahan tersebut. Langkah itu dimaksudkan agar persoalan Rumini dapat terselesaikan.

"Rumini perlu melaporkan ke Komnas HAM dan Kementerian Pendikan dan Kebudayaan atas tindakan pemecatan itu. Selain itu, lapor juga ke KPK dan minta pendampingan ke ICW supaya mendapatkan advokasi dalam melawan pungli," terangnya.

Seperti yang diberitakan kricomnews, Rumini merupakan salah satu guru honorer Sekolah Dasar (SD) Negeri 02 Pondok Pucung, Pondok Aren, Tangerang Selatan, yang dipecat gara-gara berusaha mengungkap pungli disekolahnya.

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More