Rekomendasi

Raih Gelar Magister, Mahasiswa Asal Zimbabwe Terkesan Kuliah di UMS

Sabtu, 29 Juni 2019 : 17.35
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Sofyan Anif mewisuda 1.073 mahasiswa program Sarjana dan Pasca Sarjana periode IV Tahun Akademik 2018/2019 di auditorium kampus setempat, Sabtu (29/6/2019).

Diantara wisudawan tersebut terdapat empat mahasiswa asing program studi magister atau pasca sarjana yakni, dari Laos, Thailand, Zimbabwe dan Uganda. Mereka masing - masing menempuh studi Pendidikan Islam, Pendidikan Bahasa Indonesia, Akuntasi dan Psikologi.

Salah satu mahasiswa asing yang diwisuda, Stanley Chamber (32) kelahiran Zvimba, Zimbabwe, dari benua Afrika bagian selatan mengaku lega bisa menyelesaikan studinya di UMS dan berhasil meraih gelar Magister Psikologi.

"Sebelum saya kesini (UMS-Red). Saya sudah bekerja sambil menabung selama 8 tahun di Zimbabwe. Hasilnya untuk biaya kuliah ini. Setelah ini saya mau meneruskan kuliah S3 di New Zealand," ujarnya.

Ditemani anak dan istri, Stanley mengatakan sebelum dapat mengikuti perkuliahan pada bidang studi yang dipilhnya dikampus UMS selama 2 tahun, ia terlebih dulu menyesuaikan diri dengan belajar bahasa Indonesia selama sekira 1 tahun.

"Saya kuliah disini atas pilihan sendiri berdasarkan informasi yang saya dapat dari website atau internet, dan ternyata UMS bagus," ucapnya kepada hariankota.com usai mengikuti upacara wisuda.

Ketua panitia pelaksana wisuda, Triyono menjelaskan penerimaan mahasiswa asing yang masuk UMS itu ada dua pola. Pertama yakni melalui jalur beasiswa, KKB dan International Priority, kemudian yang kedua adalah penerimaan dari jalur mandiri.

"Alhamdulillah dari tahun ke tahun ada peningkatan, dan sekarang sudah banyak merambah ke Timur Tengah dan sebagian Asia Tenggara seperti dari Laos," terangnya.

Menyinggung persentasi angka kelulusan untuk mahasiswa asing, oleh Triyono dijelaskan, rata - rata cukup baik, sekira 85 persen dari total keseluruhan jumlah mahasiswa asing yang kuliah di UMS per tahunnya.

"Mahasiswa asing, rata - rata jurusan studi yang dipilih adalah ilmu eksak dan ilmu kesehatan. Untuk mereka ini pada waktu mendaftar masuk tidak menggunakan tes seperti yang lain, tapi menggunakan portofolio. Nanti yang menilai diterima atau tidak, dari urusan internasional," pungkasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Rahayu

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More