Rekomendasi

Tiket Pesawat Mahal Jadi kendala Serius PON XX Papua 2020

Selasa, 11 Juni 2019 : 02.58
Published by Hariankota
JAKARTA - Harga tiket pesawat masih melambung tinggi dari berbagai daerah dan kota ke wilayah Papua maupun keluar Papua akan berdampak terhadap pelaksanaan kegiatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020 di Provinsi Papua.

Pelaksanaan event olahraga nasional yang digelar empat tahun sekali ini, pada tahun 2020 akan dilaksanakan di Papua.

Guna menyukseskan pelaksanaan PON itu berbagai faslitas mulai dibangun wilayah Papua seperti Stadion PON Papua Bangkit di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.

Selain itu, Pemerintah Pusat dan daerah sudah all out untuk menyukseskan agenda tersebut, semua infrastruktur dikebut, dan tim-tim pemantau dibentuk, serta rapat-rapat lintas instansi dilaksanakan guna mengintensifkan pelaksanaan PON ini.

“Pokoknya semua persiapan dilakukan dengan top markotop. Kita bangga semua bangga Papua harus bisa, Papua harus sukses,” kata General Manager Kantor AirNav Indonesia Cabang Sentani, Suwandi.

Aman Hasibuan, Suwandi mengatakan, salah satu hal yang penting harus sekali diperhatikan selain infrastruktur adalah sarana transportasi ke Papua maupun keluar Papua.

“Melihat letak Papua kita tercinta ini merupakan wilayah paling timur Indonesia, maka lagi-lagi pesawat udara menjadi moda utama. Ingat pesawat, ingat tiket, ingat tiket ingat harga yang “wow” saat ini melambung tinggi,” ujarnya.

Dirinya mengatakan, harga tiket sempat berada di titik termurah sampai dengan pertengahan tahun 2018. Namun pasca Lebaran tahun 2018, harga tiket pesawat menjadi mahal, sudah banyak permintaan masyarakat untuk menurunkan harga tiket pesawat melalui jalur formal ataupun non formal.

“Melihat kondisi ini bisa kita bayangkan kocar-kacirnya para penanggung jawab PON XX yang sudah di depan mata. Saya selaku masyarakat sangat berharap PON XX sukses sebagai kebanggaan semua, dan berharap adanya support semua pihak terutama airlines yang menjalani bisnisnya di Papua untuk bisa menurunkan harga tiket,” harapnya.

Airlines menurut dia, harus jujur ke pihak terkait tentang kendala menurunkan harga tiket.“Mungkin karena adanya grounded armada Boeing 737 MAX sehingga airlines menanggung beban, dan lainnya sehingga masyarakat paham kesulitan airlines,” ucapnya.

Oleh karena itu Pemerintah Pusat dan Daerah untuk berdialog khusus terkait event ini, karena masyarakat tidak mau gagal hanya karena tiket mahal. Airlines juga rela mengurangi keuntungan untuk kepentingan nasional di Papua ini.

Jurnalis:Ainun

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More