Rekomendasi

Tolak Maskapai Asing Layani Rute Domestik, Warga Ini Bikin Petisi Galang 1 Juta Dukungan

Selasa, 18 Juni 2019 : 15.34
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Wacana yang digulirkan pemerintah akan mengijinkan maskapai asing melayani rute penerbangan domestik tanah air dalam mensikapi melonjaknya harga tiket pesawat telah mememantik reaksi pro - kontra masyarakat.

Rencana kebijakan tersebut telah mendorong munculnya sebuah petisi penolakan yang digagas seorang warga Dusun Melik, Mojolaban, Sukoharjo bernama Kiswadi Agus. Dengan petisi ini, ia mentarget mendapat 1 juta tanda tangan dukungan.

"Ide petisi ini berangkat dari niat untuk menyadarkan pemerintah bahwa kebijakan mengijinkan masuknya maskapai asing untuk melayani penerbangan domestik itu merupakan kesalahan besar dan melanggar kedaulatan negara," katanya saat dihubungi hariankota.com, Selasa (18/6/2019).

Petisi yang digagasnya merupakan bentuk kecintaan seorang warga negara kepada tanah airnya. Selain itu menurut Kiswadi, dinegara manapun tidak ada yang mengijinkan maskapai asing melayani penerbangan domestik dalam negerinya.

"Kalau penerbangan antar negara itu ndak ada masalah, silahkan saja masuk. Tapi kalau maskapai asing diijinkan masuk dan melayani penerbangan domestik, itu sama saja kedaulatan udara kita telah digadaikan," tegasnya.

Jika nantinya pemerintah betul - betul merealisasikan kebijakan memberi ijin maskapai asing melayani penerbangan domestik, maka sangat terbuka peluang negara dari asal maskapai itu akan dengan mudah mengetahui kondisi geografis didalam negeri Indonesia.

"Teknologi sekarang serba canggih. Bisa saja, di pesawat maskapai asing itu dipasang alat untuk memotret kondisi dalam negeri kita," ujarnya.

Atas dasar kekhawatiran itulah Kiswadi yang mengaku juga mendapat dukungan dari sejumlah kerabat kemudian mengagas petisi ini. Ia pun tak peduli jika apa yang dilakukannya dianggap bentuk ketakutan berlebihan.

"Sekarang, kalau di pesawat itu dipasangi alat-alat canggih, apakah pemerintah tahu. Terbang di udara Indonesia, terus dari atas kondisi geografis dalam negeri di ambil gambarnya apa tahu kita. Atas dasar itulah petisi ini lahir," tandasnya.

Harga tiket yang menggila mestinya pemerintah memiliki satu kebijakan yang tegas untuk menekan harga tiket turun. Bukan malah menginjakkan maskapai asing terbang bebas di kedaulatan udara Indonesia.

Petisi telah diunggah Kiswadi pada Senin (17/6/2019) malam di change.org dengan alamat link http://chng.it/9HTMsYR2 melalui media ini masyarakat dapat berpartisipasi. "Nanti, setelah terkumpul 1 juta tanda tangan sesuai target, maka akan saya sampaikan pada pemerintahan," pungkasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More