Rekomendasi

Verifikasi Calon Penerima Satyalancana Pembangunan, Tim Verifikasi Setmil Presiden Kunjungi Sukoharjo

Selasa, 25 Juni 2019 : 21.54
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Tim Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres) disertai sejumlah anggota melakukan kunjungan sinkronisasi dan verifikasi data kepada calon penerima Tanda Kehormatan/ Penghargaan atau Jasa Satyalancana Pembangunan dari Presiden Republik Indonesia ke Kabupaten Sukoharjo.

Pantauan hariankota.com, ketua rombongan Tim Verifikasi, Aida Kusuma selaku Kabag Perencanaan dan Evaluasi menyampaikan, bahwa kunjungan lapangan dalam rangka sinkronisasi dan verifikasi data Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, sebagai calon penerima sebelum diputuskan kelayakannya sebagai penerima penghargaan dari Presiden.

Bupati Sukoharjo diajukan oleh Kementerian Koperasi dan UMKM untuk menerima Satyalencana Pembangunan bidang Koperasi, dan sesuai prosedur yang bersangkutan harus diverifikasi.

Verifikasi diantaranya dilakukan dengan mendatangi lokasi koperasi untuk kemudian diambil gambarnya atau foto dan disinkronkan dengan data yang masuk.

Nantinya oleh tim, apa yang didapat dilapangan akan diverifikasi datanya dibeberapa lembaga lain seperti Kepolisian, Kejaksaan, BIN dan KPK.

"Jadi prosedurnya begitu, kedatangan kami ingin mengetahui apa yang telah dilakukan oleh Bupati Sukoharjo terkait koperasi," kata Aida saat diterima langsung oleh Bupati Sukoharjo beserta jajarannya di kantornya komplek Setda Sukoharjo, Selasa (25/6/2019) sore.

Disampaikan Aida, pihaknya ingin mengetahui apa saja yang telah dilakukan oleh Wardoyo Wijaya dalam bidang koperasi, baik dari sisi kebijakan, pendanaan, dan SDM (Sumber Daya Manusia), dan bagaimana keberpihakannya terhadap koperasi.

Sementara, Wardoyo Wijaya sebagai calon penerima penghargaan menyampaikan, selama ini sudah banyak upaya - upaya yang dilakukan pihaknya untuk memberdayakan koperasi.

Diantaranya dengan memberikan bantuan permodalan yang berdampak langsung kepada masyarakat, khususnya PKH (Program Keluarga Harapan).

Selain itu, Pemkab Sukoharjo melalui dinas terkait juga juga aktif melakukan pengawasan terhadap kinerja dan operasional serta tegas menertibkan sejumlah koperasi terutama yang tak memiliki ijin.

"Oh ya, (kami) membatasi terhadap koperasi - koperasi yang tidak berijin, (karena) itu (parameter penilaian) yang diutamakan. Tadi pertanyaannya (tim sinkronisasi dan verifikasi), banyak sekali, jadi apakah nanti dapat (penghargaan) atau tidak, saya sendiri juga ndak tahu," pungkas Bupati.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More