Rekomendasi

Wisata Ke Pantai, Mantan Pemain Persis Solo Tergulung Ombak Bersama Putrinya

Kamis, 20 Juni 2019 : 18.08
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Mantan pemain Persis Solo, Ferry Anto Eko Saputro (39) yang kini telah gantung sepatu mengalami kecelakaan laut tergulung ombak pantai saat piknik bersama keluarganya di Pantai Srandakan, Bantul, DIY, Kamis (20/6/2019).

Informasi yang diperoleh hariankota.com, dalam kejadian tersebut Ferry, warga Ngebuk RT 03/ RW 07,Kelurahan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo tergulung ombak bersama 2 anaknya serta 1 keponakan saat bermain-main dipinggir pantai.

Dua diantaranya berhasil diselamatkan, namun naas Ferry bersama putrinya yang berumur 7 tahun, Freya Fajrina Dwi Saputri tak dapat menyelamatkan diri, mereka hilang terseret gelombang ombak pasang dan hingga saat ini sekira pukul 17.00 WIB masih dalam pencarian tim SAR dan anggota Polsek setempat.

Berdasarkan laporan kejadian disebutkan, sekira pukul 08.15 WIB Ferry dan 2 anaknya serta 1 keponakan ini tengah berjalan dibibir Pantai Baru Poncosari. Oleh anggota SAR setempat, mereka sebelumnya sudah diingatkan agar tidak mandi atau terlalu dekat dengan air laut karena sedang pasang.

Dari lokasi saat diingatkan Tim SAR, Ferry bersama 3 anak -anak ini lantas bergeser ketempat lain, dan sekira pukul 08.30 WIB datanglah gelombang tinggi menyapu mereka. Ferry yang menggendong Freya terseret ombak tak dapat menyelamatkan diri.

Ditemui awak media di kediaman Ferry, Ipung Suparno (47 tahun) yang tak lain adalah pamannya mengatakan, Ferry bersama istri dan dua orang anaknya, serta dua keponakan dari Bandung, serta satu orang keponakan dari Kartasura berangkat ke pantai sekira pukul 06.30 WIB.

"Tadi waktu mau berangkat ke pantai, saya juga masih ketemu. Tidak ada firasat apa-apa. Tapi anaknya yang paling kecil, cium tangan dengan saya," ucap Ipung yang masih menunggu kabar bersama warga lainnya di rumah rumah Ferry.

Menurutnya, kabar kejadian laka laut tersebut ia terima sekira pukul 09.00 WIB. Dan setelah menerima kabar, dari keluarga diantaranya ayah Ferry, dan sejumlah warga sekitar langsung berangkat menyusul ke pantai lokasi musibah.

"Kami berharap keponakan saya dan putrinya segera ditemukan. Ia (Ferry) itu orangnya baik. Kalau lebaran, saya sering diberi sesuatu," imbuhnya.

Sementara Ahmad Sukisno, mantan pelatih Persis Solo yang pernah melatih Ferry dan kawan - kawan semasa membela pasukan Samber Nyawa, Persis Solo antara 2007-2010 mengungkapkan kesedihannya atas musibah yang menimpa mantan anak asuhnya ini.

"Saya ikut berbela sungkawa atas kejadian tersebut, dan tentu saya berharap semoga lekas diketemukan. Dalam pandangan saya, Ferry ini kepribadiannya sopan, ramah dan mudah bergaul," tandas Sukisno yang merupakan legenda klub sepakbola Arseto dan Persis Solo.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More