Rekomendasi

11 Negara Bertarung di Kejuaraan Junior Catur Asia

Senin, 01 Juli 2019 : 17.24
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Sebanyak 11 negara mengikutimkejuaraan junior catur tingkat asia yang berlangsun di Hotel Lor In, mulai 1 Juli hingga 9 Juli 2019 mendatang.

Ke 11 negara tersebut masing-masing, Indonesia, Vietnam, Malaysia, Philipina, Bangladesh, Kazakhstan, India, New Zeland, Taipei, Iran, Hongkong.

Ketua umum PB Percasi, Utut Adianto, kepada hariankota.com serta awak media lain, mengatakan, kejuaraan catur junior asia usia 20 putera puteri ini, merupakan ajang bergengsi bagi para pecatur muda untuk merebut yang terbaik di Asia.

Utut, biasanya juara junior asia, bisa segera meraih Grand Master (GM).

“Kejuaraan ini, para pecatur muda dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya dan berhak menyandang gelar sebagai yang terbaik di Asia. Ini langkah mereka jadi pecatur. Kalau sudah hebat, tidak main di kelompok umur.Tapi main ditingkat dunia, ” kata Utut, Senin (01/07/2019).

Dijelaskannya, Indonesia dipilih sebagai tuan rumah, karena Indonesia memiliki kultur catur yang kuat, terutama di Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur. “Kita berharap, antusiasme catur akan tumbuh, sekaligus menunjukkan kepada dunia luar, bahwa catur memiliki tradisi yang kuat di Indonesia,” jelasnya.

Mengenai target yang ditetapkan dalam kejuaraan ini, Grnd Master internasional itu mengungkapkan, tidak memasang target apapun. “Kita tidak target. Kalau target, jadi beban. Biar main lepas saja, walaupun kita berharap dapat meraih 2 emas dari 6 yang dipertandingkan,” ungkapnya.

Ditambahkannya, Dari beberapa kejuaraan Indonesia, menghasilkan anak ajaib Samanta, Susanto Megaranto dan Iren kharisma. “Indonesia pernah dua kali menjadi juara catur junior Asia. Yang pertama Andi Suhendra Supardi tahun 1991, serta Novendra Priasmoro tahun 2018 lalu,” pungkasnya.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Irawan

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More