Rekomendasi

Ada Wacana Sabtu Minggu Malioboro Bebas Kendaraan

Rabu, 24 Juli 2019 : 20.35
Published by Hariankota
YOGYAKARTA - Setiap hari Selasa Wage, Jalan Malioboro ditutup untuk semua jenis kendaraan. Uji coba penutupan di jantung Kota Yogyakarta ini sudah berlangsung dua kali.

Berbagai atraksi seni dan budaya unjuk kebolehan di sepanjang jalan itu. Kebisingan suara kendaran berubah menjadi hiburan masyarakat dan wisatawan, baik domestik maupun manca negara.

Kenyaman menikmati suasana Malioboro tanpa kendaraan ini mendapat apresiasi baik dari banyak kalangan masyarakat. Begitu juga anggota Komisi C DPRD DIY, Huda Tri Yudiana.

"Ujicoba penutupan Malioboro mestinya ditambah sepekan dua kali, Sabtu dan Minggu," katanya saat berbincang santai dengan wartawan di DPRD DIY, Rabu (24/7/2019).

Ada beberapa alasan kenapa politisi PKS ini mewacanakan Malioboro bebas kendaraan sepekan dua kali. Salah satunya demi kenyamanan wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri saat berkunjung ke Yogyakarta, khususnya Malioboro.

Menurutnya, saat hari Sabtu dan Minggu di Malioboro ada banyak wisatawan yang berkunjung. Kesan pertama saat melihat suasana Malioboro adalah macet.

"Jika hari itu (Sabtu dan Minggu) dan hari libur Malioboro jadi full pedesterian, saya yakin akan semakin menarik wisatawan ke Yogyakarta," katanya.

Sisi ekonomi juga akan semakin mengeliat. Pedagang bisa tambah penghasilan. Begitu juga jasa becak kayuh juga akan semakin diminati wisatawan untuk berkeliling Malioboro.

Menurutnya, kebijakan yang cukup baik ini juga harus diikuti bus besar tidak boleh masuk Kota Yogyakarta dan disiapkan parkir di pinggir kota.

"Kalau perlu Transjogja sebagian jadi shuttle. Dengan demikian ada kawasan kawasan baru yang berrkembang juga di pinggiran kota. Ini perlu koordinasi Pemerintah Kota dan Dishub DIY," katanya.

Jika hal itu bisa dilakukan, kesan yang ada di masyarakat pada kemacetan di Kota Yogya bisa sedikit banyak berkurang, bahkan bisa signifikan. Gagasan dan ide Huda ini akan disampaikan pada pimpinannnya.

"Saya akan usulkan kepada pimpinan Komisi C DPRD DIY untuk adakan rapat dengan mengundang Walikota Yogya dan jajaran nya terkait hal itu," tandasnya.

Jurnalis: Danang Prabowo
Editor: Gunadi

Share this Article :