Rekomendasi

Bupati Karanganyar Pantau Pedagang Kuliner Daging Anjing yang Beralih Profesi

Selasa, 09 Juli 2019 : 16.21
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Pemerintah kabupaten (Pemkab) Karanganyar terus melakukan pemantauan terhadap para pedagang kulier yang berbahan dasar daging anjing yang sudah beralih profesi seserta awak media lain, setelah sebelumnya mendapat bantuan modal sebesar Rp5 juta.

Baca: Penutupan Warung Daging Anjing, Tawaran Bupati Karanganyar Tuai Pro dan Kontra Antar Penjual

“Kita akan pantau terus. Kita bimbing dan kita dampingi agar usaha mereka bisa maju dan berkembang,” kata bupati, Selasa (09/07/2019).

Menurut Bupati Karanganyar, dibutuhkan sampai saat ini, dari 37 pedagang masakan olahan yang berbahan dasar daging anjing, hanya 9 pedagang yang melakukan penolakan dengan berbagai alasan.

Baca: Alih Profesi Pedagang Olahan Daging Anjing, Sebagian Menolak Bantuan Modal dari Pemkab

Meski demikian, lanjut bupati, Pemkab tetap melakukan pendekatan kepada para pedagang yang menolak untuk ganti profesi. Ketika disinggung apakah akan ada penindakan bagi para pedagang yang menolak ini, bupati menegaskan, akan melakukan penindakan.

“Kita tetap melakukan upaya pendekatan bagi para pedagang yang menolak. Kalau terpaksanya tidak mau beralih profesi, ya jangan berjualan di Karanganyar. Kita akan atur regulasi, sehingga ada landasan hukumnya. Minimal peraturan bupati. Kita susun juga rancangan Perdanya, yang mengatur seluruh hewan,” tegas bupati.

Simak: Konsumsi Daging Anjing Paling Besar, LUIS Minta Kepala Daerah se-Soloraya Turun Tangan

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pemkab Karanganyar menutup kuliner yang berbahan dasar daging anjing di seluruh wilayah Karanganyar.

Pelarangan ini adalah cara Karanganyar memenuhi surat edaran Kementerian Kesehatan tentang anjing yang bukan merupakan hewan ternak layak konsumsi karena rawan terkontaminasi penyakit rabies.

Selain itu, semua usaha kuliner olahan daging anjing di Karanganyar juga tidak memiliki izin.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :