Rekomendasi

Dalam Waktu Enam Bulan, Kejaksaan Selamatkan Uang Negara Sebesar 2,3 Miliar

Selasa, 23 Juli 2019 : 17.54
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Dalam kurun waktu hingga pertengahan tahun 2019, Kejaksaan Negeri (Kejari) Karanganyar berhasil menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp2,3 miliar.

Kerugian negara tersebut, berasal dari tiga kasus, yakni kasus penyimpangan pengadaan pesawat untuk lokasi wisata edupark sebesar Rp509 juta, kasus tukar guling tanah kas desa Girilayu, Kecamatan Matesih sebesar Rp900 juta, serta dari kasus pungutan liar PTSL dan dugaan penyelewengan dan bantuan desa dengan total Rp850 juta.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karanganyar, Suhartoyo, kepada hariankota.com serta awak media lain, usai acara resepsi HUT Adhyaksa ke 59, Selasa (23/07/2019) mengatakan, keseluruhan kerugian negara tersebut, telah dikembalikan ke kas negara.

“Penyelamatan ini dilakukan tidak hanya setelah proses hukum, namun juga pada saat proses penyelidikan. Namun ada sebagian yang belum dikembalikan dan tidak tertutup kemungkinan proses hukum terus berlanjut,” jelas Kajari, Selasa (23/07/2019)

Ketika ditanyakan mengenai kinerja dan penanganan kasus korupsi maupun pidana umum, Suhartoyo, mengatakan upaya pencegahan akan lebih diintensifkan dan penegakan hukum tetap dijalankan.

“Sesuai dengan tugas pokoknya, Kejaksaan dalam menangani berbagai kasus, terutama tindak pidana korupsi, diawali dengan upaya preventif den bekerja sama dengan Inspektorat kabupaten.

Jika ditemukan pelanggaran administratif, maka diserahkan kepada Inspektorat, numun jika ditemukan ada unsur pelanggaran hukum, maka akan kita tindaklanjuti,” ujar Kajari.

Ditambahkannya, saat ini, ada dua kasus tindak pidana khusus yang sedang ditangani. Satu kasus dalam proses penyelidikan dan satu kasus sudah memasuki tahap penyidikan.

Sedangkan kasus dugaan penyimpangan pengadaan pesawat untuk lokasi wisata edupark, saat ini masih dalam proses banding di Pengadilan Tinggi.

Disisi lain, dalam HUT Adhyaksa ke 59 dan HUT Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ke 19 yersebut, Kajari mengingatkan kepada seluruh jajaran dan staf, untuk meningkatkan profesioanlitas serta menjunjung tinggi moral dalm menjalankan tugas.

“Kita harus meningkatkan kinerja untuk berkarya dengan sepenuh hati, tanpa pamrih. Dan mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk masyarakat, berdasarkan aturan,” kata dia.

Jurnalis : Iwan

Editor : Mahardika

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More