Rekomendasi

Garda Terdepan di Bidang Pariwisata, Rinto Subekti Bekali PHRI Melalui Empat Pilar

Senin, 08 Juli 2019 : 17.00
Published by Hariankota

KARANGANYAR - Anggota Badan Sosialisasi MPR RI yang juga Anggota MPR/DPR Rinto Subekti menggelar sosialisasi Empat Pilar pada masyarakat.

Setelah mensosiakisasikan empat pilar pada kalangan Aparatur Pemerintahan ditingkat Kecamatan, kali ini Rinto Subekti yang juga Ketua DPW Partai Demokrat Provinsi Jawa Tengah menyasar para pelaku pariwisata yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI).

Dalam sosialisasi yang di gelar di hotel Wahyu Sari Tawangmanggu, Karanganyar,  politikus senior Partai berlambang Mercy ini meminta anggota PHRI untuk memegang teguh empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhineka Tunggal Ika.

Jika keempat pilar ini,ungkap Rinto, dapat diimplementasikan dalam pekerjaan maupun kehidupan, maka dapat menangkal perpecahan dan mencerai beraikan bangsa.

"Empat pilar tak bisa dipisahkan dari bangsa Indonesia. Termasuk pada para pelaku pariwisata,"" ujar Rinto, Senin (8/7/2019).

"Karena apa dalam aktifitas sehari-hari anggota PHRI ini melayani wisatawan. Tak hanya dari dalam negeri, tapi juga yang datang dari Luar Negeri. Sehingga tak hanya mempromosikan pariwisata yang ada di Tawangmangu, tapi juga mempromosikan adat istiadat bangsa yang dikemas dalam empat pilar kebangsaan. Dengan berpedoman pada 4 Pilar ini,  akan  bijak dalam menghadapi berbagai hal," imbuhnya.

Menurut Rinto, kalangan pelaku pariwisata  seharusnya menjadi bagian tidak terpisahkan di dalam kerangka untuk menjadikan Indonesia tetap bersatu di dalam panji-panji kebangsaan dengan terus menegakkan terhadap empat pilar kebangsaan yang sekarang disebut sebagai empat konsensus kebangsaan ini.

"Kita tidak ingin negeri yang aman dan damai ini menjadi tercerai berai karena isu yang bisa saja datang dari luar. Dengan dibekali empat pilar, para pelaku pariwisata ini memegang peran penting untuk menjaga keberagaman Indonesia,” ujarnya.

Dia menambahkan, terkait hal ini intinya yaitu bagaimana Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI tidak menjadi sekedar semboyan, namun betul-betul diimplementasikan setiap warga negara bangsa Indonesia.

Maka itu perlu dipahami butir-butir nilai yang ada di Pancasila agar masyarakat tidak mudah terpancing atau tergerus oleh hal-hal yang dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Untuk itulah kita menginginkan para aparatur sebagai pelopor untuk senantiasa mencegahnya. Bagaimana Pancasila itu harus abadi, UUD 1945 harus lestari, Bhinneka Tunggal Ika mesti kokoh berdiri dan keutuhan NKRI harga mati. Jadi inilah yang harus kita pupuk dan kembangkan khususnya di Jatipuro khususnya dan Karanganyar umumnya,” pungkasnya bersemangat.

Jurnalis: Nugi Hartono

Editor: Santi 


Share this Article :

Berita Terbaru

Read More