Rekomendasi

Gasak Pengendara Motor, Truk Kontainer Nyelonong Masuk Puskesmas

Kamis, 25 Juli 2019 : 16.48
Published by Hariankota
BOYOLALI - Kecelakaan maut menyebabkan 1 korban jiwa, terjadi diruas jalan Boyolali - Solo. Korban seorang perempuan tewas ditempat setelah terlindas truk kontainer Nopol H 7975 BH sarat muatan yang mengalami rem blong.

Truk yang datang dari arah Semarang (barat) menuju Solo (timur) baru berhenti setelah nyelonong masuk halaman Puskesmas Mojosongo, Boyolali, Kamis (25/7/2019) pagi.

Informasi yang didapat hariankota.com korban pengendara motor yang tewas bernama Irza Laila Nur Trisna Winandi (21), warga Perum Bumi Singkil Permai II, Karanggeneng, Boyolali.

Saat itu, korban hendak keluar dari puskesmas yang berada di sisi selatan jalan tempat kejadian kecelakaan. Kasatlantas Polres Boyolali AKP Febriyani Aer saat dikonfirmasi di kejadian menjelaskan, waktu kejadian laka sekira pukul 07.45 WIB.

"Tronton berjalan dari arah Semarang menuju Solo, kemudian sesampainya di TKP mengalami rem blong sehingga sopir membanting arah ke kanan memasuki jalur arah yang berlawanan. Karena sopir panik akhirnya truk masuk puskesmas," paparnya.

Naas, pada saat itu, dari halaman puskesmas ada seorang perempuan naik sepeda motor berjalan kearah keluar puskesmas menuju jalan raya. Dan terjadilah tabrakan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

"Saat ini, korban sudah dibawa ke RSUD Pandan Arang. Sedangkan sopir truk sudah kami amankan," imbuh Kasatlantas. Kemacetan tak dapat terhindarkan. Sejumlah kendaraan terpaksa untuk sementara waktu dialihkan selama proses evakuasi truk kontainer.

Bobot muatan berisi kapas yang mencapai hampir 28 ton maka sebuah alat berat berupa Crane pun didatangkan kelokasi untuk mengevakuasi truk tronton yang nyangkut pada atap bangunan puskesmas.

"Posisi tronton menyulitkan karena nyangkut di atap puskesmas," kata Kasatlantas.

Salah satu saksi mata, seorang warga di sekitar lokasi kejadian, Budi (33), mengatakan, pada waktu kejadian, ia tengah berada didalam rumah terkaget mendengar suara gemuruh disusul suara jeritan histeris dari sejumlah warga yang berada di Puskesmas.

"Saya sedang di dalam rumah, lalu saya dengan suara dentuman keras. Lalu saya keluar ternyata sudah ada truk di halaman puskesmas. Orang-orang puskesmas juga sudah pada histeris," tutupnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More